SITUBONDO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Situbondo mulai mengerahkan 907 petugas sensus ekonomi untuk melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah warga mulai Senin (15/6/2026). Kegiatan pendataan ini berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup seluruh wilayah Kabupaten Situbondo.
BPS bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo menandai dimulainya kegiatan tersebut melalui Deklarasi dan Apel Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Alun-alun Situbondo, Minggu (14/6/2026). Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, memimpin langsung kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Mas Rio mengajak seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Ia juga memimpin pengucapan sumpah yang diikuti serentak oleh 907 petugas sensus.
“Demi Allah saya bersumpah, akan melaksanakan Sensus Ekonomi Tahun 2026 dengan sungguh-sungguh,” ucap Mas Rio yang diikuti seluruh petugas.
Mas Rio menegaskan hasil pendataan ekonomi memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membutuhkan data yang valid dan akurat untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, data tersebut dapat membantu pemerintah memetakan tingkat kemiskinan, menyusun program pembangunan yang tepat sasaran, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
“Jika Pemkab Situbondo memiliki data ekonomi yang valid, kami bisa mengetahui kondisi masyarakat secara lebih akurat dan menentukan kebijakan yang sesuai kebutuhan,” kata Mas Rio.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Situbondo, Ribut Candra Hadi, mengatakan para petugas akan menyisir seluruh wilayah administrasi yang terdiri atas 17 kecamatan, 132 desa, dan 4 kelurahan.
Menurutnya, sensus ekonomi tidak hanya mencatat aktivitas usaha tertentu, tetapi juga memotret seluruh sektor ekonomi yang berkembang di masyarakat.
“Hasil sensus akan memberikan gambaran yang utuh mengenai struktur ekonomi dan potensi ekonomi daerah,” ujar Ribut.
Sebelum turun ke lapangan, BPS membekali seluruh petugas dengan pelatihan intensif selama enam hari. Pelatihan tersebut meliputi tiga hari pembelajaran mandiri dan tiga hari pelatihan tatap muka yang berlangsung sejak 25 Mei hingga 11 Juni 2026.
Ribut juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Situbondo terhadap pelaksanaan program nasional tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BPS menjadi faktor penting dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Dengan pelaksanaan sensus ini, pemerintah berharap dapat memperoleh data ekonomi yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pengentasan kemiskinan, serta pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Situbondo.














