BANGKALAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk, bus mini rombongan taman kanak-kanak (TK), dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Lombang Daja, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026) sore. Insiden tersebut menyebabkan seorang pengendara motor meninggal dunia dan tiga penumpang bus mengalami luka ringan.
Korban meninggal dunia berinisial HL (55), warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Korban kehilangan nyawa setelah tubuhnya terseret dan terjepit di bawah badan truk saat kecelakaan berlangsung.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan truk melaju dari arah barat sebelum kecelakaan terjadi. Saat memasuki lokasi kejadian, sopir truk diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan bergerak ke kanan dan memasuki jalur berlawanan.
“Truk berjalan dari arah barat, kemudian oleng ke kanan dan menabrak kendaraan bus berwarna kuning,” kata Agung.
Benturan keras membuat bus mini yang mengangkut rombongan anak TK mengalami kerusakan cukup parah. Kendaraan tersebut bahkan sempat terguling di badan jalan akibat kuatnya tabrakan.
Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor yang melaju dari arah timur berada tepat di belakang bus mini. Pengendara motor tidak memiliki cukup ruang untuk menghindari kecelakaan sehingga ikut terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut.
Akibat kejadian itu, HL meninggal dunia di lokasi. Sementara tiga penumpang bus mini mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Petugas dari Unit Satlantas Polres Bangkalan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban, mengatur arus lalu lintas, dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi.
Saat ini, penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun di Jalan Raya Desa Lombang Daja. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan kendaraan yang terlibat guna memastikan faktor pemicu insiden tersebut.
Kecelakaan di Blega Bangkalan ini kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara serta memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya.














