Wabup Sumenep: Zona Integritas Wujudkan Layanan Publik Bersih dan Profesional

Avatar of Falih Media
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid saat Deklarasi Zona Integritas 2025 di Aula Kantor Kemenag
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid saat Deklarasi Zona Integritas 2025 di Aula Kantor Kemenag

SUMENEP – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep resmi mendeklarasikan Zona Integritas Kemenag Sumenep tahun 2025.

Deklarasi tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Sumenep, Selasa (9/9/2025).

Kerjasama Media

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan deklarasi Zona Integritas harus menjadi tonggak perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, deklarasi tersebut tidak boleh berhenti sebagai seremoni formalitas.

Zona Integritas Diharapkan Tingkatkan Layanan Publik

Imam Hasyim mengatakan Zona Integritas Kemenag Sumenep diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Terutama, peningkatan layanan di bidang keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pencatatan pernikahan, layanan madrasah, pendidikan agama, hingga pengelolaan rumah ibadah.

“Deklarasi Zona Integritas Kemenag Sumenep diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bidang pelayanan keagamaan seperti pencatatan pernikahan, layanan madrasah, pendidikan agama, hingga pengelolaan rumah ibadah,” ujar Wabup Imam Hasyim.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mendukung penuh upaya pembangunan Zona Integritas tersebut.

Dukungan itu menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, tepat, dan bersih.

Selain itu, pemerintah berharap pelayanan publik dapat terbebas dari praktik korupsi.

“Kemenag Sumenep dengan semangat kebersamaan bisa menjadi teladan bagi instansi lain dalam membangun Zona Integritas,” tambahnya.

Kemenag Sumenep Jadikan Integritas sebagai Pengabdian

Sementara itu, Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid mengatakan pembangunan Zona Integritas bukan sekadar program administratif.

Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari pengabdian Kemenag kepada masyarakat.

“Kami melayani dengan hati, berniat membantu sesama, dan menjadikannya bagian dari ibadah. Komitmen ini kami wujudkan dengan menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegas Abdul Wasid.

Karena itu, seluruh jajaran Kemenag Sumenep diharapkan menjalankan pelayanan sesuai prinsip integritas.

Pelayanan yang transparan dan akuntabel juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Deklarasi ZI Jadi Komitmen Perbaikan Birokrasi

Dengan adanya deklarasi tersebut, Kemenag Sumenep berkomitmen terus memperkuat tata kelola pemerintahan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki sistem internal. Masyarakat juga diharapkan dapat merasakan manfaat langsung melalui pelayanan publik yang semakin optimal.

Deklarasi Zona Integritas menjadi momentum bagi Kemenag Sumenep untuk membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.

Pada akhirnya, komitmen tersebut diharapkan mampu mewujudkan pelayanan keagamaan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.