SUMENEP – Duet Mohammad Fathor Razi dan Ach. Fahrur Rozzi dari Bakesbangpol Linmas Kabupaten Sumenep berhasil meraih juara pertama pada lomba lari sarung antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, dan BUMD dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia.
Perlombaan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (3/8/2026), menghadirkan persaingan sengit antarpeserta. Tim Bakesbangpol Linmas tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final.
Pada laga penentuan, pasangan Fathor Razi dan Ach. Fahrur Rozzi mengalahkan tim Disbudporapar Sumenep yang harus puas di posisi kedua. Sementara Dispendukcapil Sumenep menempati peringkat ketiga.
Kedua atlet yang sama-sama akrab disapa Rozi itu mengaku tidak menyangka mampu keluar sebagai juara. Meski demikian, mereka tetap percaya diri dan berusaha menjaga konsentrasi sepanjang perlombaan.
“Kami tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Namun sejak awal kami optimistis dan berusaha tampil maksimal di setiap babak hingga akhirnya berhasil menjadi juara,” ujar Mohammad Fathor Razi yang diamini Ach. Fahrur Rozzi.
Menurut mereka, lomba lari sarung tidak hanya mengandalkan kecepatan berlari. Setiap peserta juga harus menjaga posisi sarung agar tetap rapi selama perlombaan. Peserta yang sarungnya melorot, terinjak, atau tersingkap melewati batas yang ditentukan dapat dikenai sanksi diskualifikasi.
Suasana semakin meriah ketika pasangan juara tersebut melewati garis finis. Seorang rekan yang hendak menyambut kemenangan mereka berlari ke arah lintasan. Karena melaju dengan kecepatan tinggi, keduanya tidak sempat mengerem langkah sehingga menabrak rekannya dan bersama-sama terjatuh.
Meski sempat merasakan benturan ringan, keduanya mengaku tidak mengalami cedera serius. Rasa sakit yang dirasakan pun langsung terbayar dengan keberhasilan membawa pulang gelar juara.
“Syukurlah tidak sampai terluka. Sedikit rasa sakit langsung terobati karena kami sangat senang bisa menjadi juara,” kata Fathor Razi sambil tertawa.
Mereka menilai lomba lari sarung menjadi salah satu perlombaan yang paling menantang karena membutuhkan kekompakan, keseimbangan, konsentrasi, dan kesiapan fisik.
“Permainan ini sangat menantang. Banyak peserta terjatuh bahkan ada yang didiskualifikasi karena tidak menggunakan sarung dengan benar,” tambahnya.
Lomba lari sarung menjadi salah satu agenda pada hari pertama rangkaian perlombaan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep. Selain itu, panitia juga menggelar lomba memasukkan bola menggunakan terong, tarik tambang, dan voli tabir.
Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyiapkan berbagai perlombaan lainnya yang akan berlangsung sepanjang Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan antarkaryawan pemerintah dan masyarakat.
















