Jembatan Armco di Ponpes Mashlahatul Hidayah Sumenep Rampung, Santri Kini Lebih Nyaman Melintas

Jembatan armco Ponpes Mashlahatul Hidayah Sumenep rampung dibangun TNI AD
Jembatan armco di kawasan Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Sumenep, rampung dibangun melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura.

SUMENEP – Masyarakat dan santri di sekitar Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, kini bisa menikmati akses jembatan yang lebih nyaman.

Jembatan armco di kawasan pesantren tersebut rampung dibangun melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura yang dilaksanakan Kodim 0827/Sumenep. Pengerjaan jembatan berlangsung sekitar dua pekan dan mencapai 100 persen pada Sabtu (22/8/2026).

Selain memperbaiki fungsi jembatan, personel juga mempercantik tampilannya dengan cat bernuansa merah putih. Kondisi tersebut membuat jembatan terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan.

Keberadaan jembatan memiliki arti penting bagi warga dan santri. Mereka menggunakan akses tersebut untuk menuju pondok pesantren maupun menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari di lingkungan sekitar.

Salah seorang santriwati Pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah, Nurmalinda, mengaku senang melihat kondisi jembatan yang kini jauh lebih baik.

“Terharu dan senang melihat jembatannya sekarang sudah bagus. Dulu kondisinya rusak, sekarang sudah diperbaiki dan dicat merah putih,” ujar Nurmalinda.

Menurut dia, perbaikan tersebut memberikan kenyamanan bagi santri dan masyarakat yang setiap hari melewati jembatan.

“Sekarang lebih nyaman kalau lewat, apalagi kami setiap hari melewati jembatan ini untuk beraktivitas,” katanya.

Babinsa Koramil 0827/04 Bluto, Kopda Rifa’i, mengatakan pembangunan jembatan bertujuan memperlancar akses masyarakat dan santri di sekitar pesantren.

“Alhamdulillah pengerjaan jembatan sudah selesai 100 persen. Harapannya jembatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dirawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” kata Rifa’i.

Ia menjelaskan, penyelesaian pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura. Program itu menyasar berbagai kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peningkatan akses dan fasilitas yang menunjang aktivitas warga.

Dengan rampungnya pembangunan, masyarakat dan santri kini memiliki akses yang lebih layak untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Perawatan secara bersama-sama juga menjadi kunci agar jembatan tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *