Madura  

Wabup Bangkalan Dorong Penguatan SDM lewat Orasi Kebangsaan di UTM

Wabup Bangkalan Moch Fauzan Ja'far menghadiri Orasi Kebangsaan UTM.
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far menghadiri Orasi Kebangsaan Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru UTM sekaligus penutupan Dies Natalis UTM ke-XXV, Senin (10/8/2026).

BANGKALAN – Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan pendidikan tinggi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Orasi Kebangsaan Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sekaligus penutupan Dies Natalis UTM ke-XXV, Senin (10/8/2026).

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, CEO PT Bawang Mas Group H. Khoirul Umam, serta budayawan Madura KH D. Zawawi Imron.

Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih luas kehidupan perguruan tinggi. Selain aspek akademik, mahasiswa diajak memahami berbagai tantangan yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari persoalan sosial, perkembangan teknologi, hingga isu kebangsaan.

Fauzan menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang mampu menghadapi perubahan zaman. Karena itu, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan sikap kritis, adaptif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Wabup Apresiasi Perjalanan UTM

Fauzan memberikan apresiasi terhadap perjalanan UTM yang kini memasuki usia ke-25 tahun. Menurutnya, keberadaan UTM memiliki peran strategis dalam memperkuat pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Madura.

Ia berharap UTM terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.

Pendidikan tinggi, menurutnya, perlu membangun kolaborasi yang semakin kuat dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dapat membuka lebih banyak ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.

Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak Perubahan

Orasi kebangsaan dalam rangkaian kegiatan Kenal Kampus juga menjadi momentum untuk membangun perspektif mahasiswa baru mengenai peran mereka di tengah masyarakat.

Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan solusi atas berbagai persoalan. Kampus juga perlu menjadi ruang yang mendorong mahasiswa berpikir kritis sekaligus memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial.

Fauzan berharap momentum Dies Natalis ke-XXV dapat memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, kualitas SDM menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kemampuan daerah menghadapi perubahan dan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Melalui pendidikan yang berkualitas, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan gagasan, inovasi, dan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penguatan pendidikan tinggi di Madura pada akhirnya diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, serta kepedulian untuk ikut membangun daerah dan bangsa.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.