Ekonom  

Sumenep Alami Deflasi di Agustus 2025

Kantor BPS Sumenep
Kantor BPS Sumenep

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Kabupaten Sumenep kembali mencatat deflasi pada Agustus 2025 sebesar 0,11% month-to-month (M-to-M). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Indeks Harga Konsumen (IHK) turun dari 111,71 di Juli 2025 menjadi 111,59 pada Agustus 2025.

Kepala BPS Sumenep, Joko Santoso, menjelaskan bahwa meski terjadi deflasi bulanan, secara kumulatif inflasi year-to-date (YtD) Januari–Agustus 2025 tercatat 1,71%.

Sementara secara tahunan (year-on-year/Y-on-Y), inflasi di Sumenep mencapai 2,69%, masih dalam rentang target inflasi pemerintah bersama Bank Indonesia (BI),” ujarnya, Senin (1/9/2025).

Perkembangan Kelompok Pengeluaran

Deflasi:

Makanan, minuman, dan tembakau: -0,43% (andil -0,15%).

Transportasi: -0,06% (andil -0,01%).

Inflasi:

Kesehatan: +0,45% (andil +0,01%).

Pendidikan: +0,17% (andil +0,01%).

Tujuh kelompok pengeluaran lain juga alami kenaikan meski tidak signifikan.

Komoditas Penyumbang Utama

Deflasi:

Tomat: turun 60,29%.

Cabai rawit: turun 45,29%.

Bahan bakar rumah tangga: turun 5,47%.

Inflasi:

Beras: naik 1,74%.

Tarif PDAM: naik 21,65%.

Udang basah: naik 10,73%.

“Pergerakan harga komoditas pangan masih menjadi faktor dominan dalam perubahan inflasi maupun deflasi di Kabupaten Sumenep,” tegas Santoso.

Ikuti Kami Juga Google Berita