Pemilik KM Adrian Syahputra Ikhlaskan Kapal Tenggelam di Kundur, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Proses evakuasi KM Adrian Syahputra yang tenggelam di perairan Kundur oleh tim penyelam.
Kondisi KM Adrian Syahputra Tenggelam di Perairan Kundur

JAKARTA – Pemilik KM Adrian Syahputra memilih mengikhlaskan musibah tenggelamnya kapal pengangkut sembako yang akan berlayar menuju Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Insiden tersebut menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Nurhayati Zainal, istri pemilik kapal, mengatakan dirinya menyaksikan langsung peristiwa tenggelamnya KM Adrian Syahputra di perairan Kundur. Ia mengaku sedih melihat kapal beserta muatannya tenggelam dan sebagian barang hanyut di permukaan laut.

“Sedih melihat kapal tenggelam dengan barang-barang berserakan di laut. Sebagian muatan masih bisa kami selamatkan, tetapi banyak juga yang hilang. Kami sudah mengikhlaskan musibah ini meski nilai kerugiannya cukup besar, sekitar Rp2 miliar,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Nurhayati menjelaskan, suaminya kini memusatkan perhatian pada proses penimbulan atau pengangkatan kapal dari dasar laut. Namun hingga Senin sore, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena membutuhkan peralatan khusus dan biaya yang tidak sedikit.

Selain membawa berbagai kebutuhan pokok, KM Adrian Syahputra juga mengangkut ratusan zak semen. Muatan semen harus dikeluarkan terlebih dahulu agar bobot kapal berkurang sehingga proses pengangkatan menjadi lebih mudah.

Untuk mempercepat proses evakuasi, pemilik kapal telah mendatangkan tim penyelam profesional. Menurut Nurhayati, biaya jasa penyelam cukup tinggi dan masih dalam tahap negosiasi.

“Tim penyelam awalnya menawarkan biaya Rp100 juta. Kami masih berupaya menegosiasikan menjadi sekitar Rp50 juta. Yang terpenting mereka bisa segera bekerja agar kapal dapat diangkat ke permukaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Wilayah Kerja Tanjungbatu KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Heriadi Utama, membenarkan proses pengangkatan KM Adrian Syahputra masih berlangsung di lokasi kejadian.

Ia memastikan petugas telah memasang penanda di titik tenggelamnya kapal untuk menjaga keselamatan pelayaran sehingga aktivitas kapal yang melintas tetap berjalan aman.

“Proses penimbulan kapal masih dilakukan oleh pemilik kapal. Kami juga sudah memasang tanda di lokasi agar tidak mengganggu lalu lintas pelayaran,” ujar Heriadi.

Hingga Senin sore, tim penyelam masih terus melakukan berbagai upaya untuk mengangkat KM Adrian Syahputra dari dasar perairan Kundur.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.