SUMENEP – Sebuah rumah milik keluarga Muhammad Shaleh, warga Dusun Bundan Daja, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, kini dalam kondisi memprihatinkan. Bangunan yang telah berdiri selama puluhan tahun tersebut mengalami kerusakan berat hingga terancam roboh.
Hasil pantauan Falihmedia.com di lokasi menunjukkan bagian rangka atap rumah mengalami kerusakan parah. Kayu penyangga utama terlihat lapuk akibat usia bangunan yang sudah lama, bahkan beberapa bagian rangka atap telah patah dan tidak lagi mampu menopang dengan baik.
Kondisi tersebut membuat keluarga yang tinggal di rumah itu selalu merasa khawatir, terutama ketika hujan deras turun maupun saat angin kencang melanda. Mereka takut bangunan yang sudah tidak kokoh tersebut sewaktu-waktu ambruk.
“Rangka atap sudah patah. Kalau hujan atau angin kencang kami merasa waswas takut rumah roboh,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada Falihmedia.com, Selasa (21/7/2026).
Menurut warga, rumah tersebut belum pernah mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah selama puluhan tahun. Keterbatasan ekonomi keluarga membuat mereka belum mampu melakukan renovasi secara mandiri.
Selain menghadapi kondisi rumah yang rusak, Muhammad Shaleh juga mengalami keterbatasan kemampuan berpikir sehingga kesulitan menjalankan peran sebagai penopang utama keluarga.
Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian dan membantu memperbaiki rumah tersebut agar kembali aman serta layak dihuni.
“Harapan kami ada perhatian, karena kondisi rumah ini sudah membahayakan keselamatan keluarga yang tinggal di dalamnya,” kata warga.
Sebagai bentuk kepedulian, masyarakat sekitar berencana melakukan kerja bakti untuk memperbaiki bagian atap rumah Muhammad Shaleh. Warga juga membuka harapan adanya bantuan dari para dermawan agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat.
Kondisi rumah tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan. Masyarakat berharap keluarga Muhammad Shaleh tidak lagi harus bertahan di rumah yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan mereka.
















