Perumdam Tirta Madani Serang Bidik Laba Rp2 Miliar dari Empat Skema Kerja Sama

Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang Muhammad Arif Setiawan membahas kerja sama bisnis air dengan Perumdam Tirta Albantani.
Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang Muhammad Arif Setiawan menjelaskan rencana empat skema kerja sama dengan Perumdam Tirta Albantani Kabupaten Serang.

SERANG – Perumdam Tirta Madani Kota Serang menyiapkan ekspansi bisnis melalui empat skema kerja sama strategis dengan Perumdam Tirta Albantani Kabupaten Serang. Jika seluruh rencana terealisasi pada 2027, perusahaan menargetkan tambahan laba hingga Rp2 miliar.

Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang Muhammad Arif Setiawan mengatakan, penjajakan kerja sama tidak hanya menyasar transaksi jual beli air. Kedua perusahaan juga membahas pengelolaan aset, pasokan air curah, penguatan jaringan pelayanan, hingga pengembangan bisnis air minum dalam kemasan (AMDK).

“Jadi ada beberapa yang sedang kami diskusikan. Tidak hanya terkait air, tetapi juga aset dan pengembangan bisnis,” kata Arif, Senin (31/8/2026).

Perumdam Tirta Madani Bahas Pengelolaan 800 Aset

Salah satu rencana kerja sama menyangkut sekitar 800 unit aset milik Pemerintah Kota Serang yang saat ini masuk dalam pelayanan Perumdam Tirta Albantani Kabupaten Serang.

Arif mengatakan, Perumdam Tirta Madani tidak akan langsung mengambil alih pengelolaan aset tersebut. Kedua pihak perlu melakukan appraisal terlebih dahulu untuk menentukan nilai aset secara objektif.

Langkah itu bertujuan memastikan pengelolaan aset daerah berjalan transparan, terukur, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi perusahaan serta pemerintah daerah.

Beli Air Curah untuk Perluas Pelayanan

Skema kedua mencakup pembelian air curah dari Perumdam Tirta Albantani yang berlokasi di Rancajaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Perumdam Tirta Madani akan memanfaatkan pasokan tersebut untuk memperkuat pelayanan air bersih di kawasan timur Kota Serang. Wilayah itu memiliki potensi pertumbuhan pelanggan baru, terutama di sejumlah kawasan perumahan.

“Jadi kami akan membeli air curah dari PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang untuk melayani daerah-daerah yang ada di daerah timur, seperti perumahan Puri Anggrek, Persada, dan yang lainnya,” ujar Arif.

Menurut dia, tambahan pasokan air curah dapat membantu perusahaan memperluas cakupan layanan sekaligus mengejar pertumbuhan sambungan pelanggan.

Bahas Jalur Distribusi Air ke Pontang

Perumdam Tirta Madani dan Perumdam Tirta Albantani juga membahas rencana distribusi air menuju Pontang, Kabupaten Serang.

Dalam skema tersebut, Perumdam Tirta Albantani berencana mengalirkan air dari Sindangheula menuju Pontang dengan melewati wilayah Kota Serang. Perusahaan masih mengkaji sejumlah alternatif jalur, termasuk melalui Kasemen dan Walantaka.

Kerja sama tersebut berpeluang mendorong kedua BUMD mengoptimalkan jaringan dan infrastruktur yang sudah tersedia. Selain itu, kolaborasi lintas wilayah dapat memperkuat sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Kembangkan Bisnis AMDK

Peluang bisnis keempat berkaitan dengan pengembangan air minum dalam kemasan atau AMDK.
Perumdam Tirta Albantani mengajak Perumdam Tirta Madani membahas peluang pengelolaan bersama bisnis AMDK yang berada di wilayah Curug, Kota Serang.

Arif menjelaskan, informasi yang dia terima menyebut sumber air untuk bisnis tersebut berasal dari Baros, Kabupaten Serang. Namun, kedua perusahaan masih mengkaji detail teknis kerja sama, termasuk opsi distribusi air melalui jaringan perpipaan.

“Airnya kalau yang saya tahu itu dari Kabupaten Serang, dari Baros. Nanti kami yang ikut kerja sama juga, apakah menyuplainya melalui perpipaan atau bagaimana, nah itu sedang didiskusikan,” katanya.

Target Laba Rp2 Miliar pada 2027

Keempat skema tersebut masih berada dalam tahap pembahasan. Perumdam Tirta Madani telah meminta masukan dari sejumlah pemangku kepentingan dan memperoleh izin prinsip dari Wali Kota Serang Budi Rustandi untuk menjajaki kerja sama dengan pihak swasta maupun BUMD.

Dari sisi bisnis, ekspansi tersebut tidak hanya bertujuan memperluas pelayanan air bersih. Perumdam Tirta Madani juga membidik peningkatan pendapatan dan laba perusahaan.

Pertambahan sambungan pelanggan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Kenaikan laba kemudian berpotensi memperbesar dividen yang masuk ke kas Pemerintah Kota Serang.

“Ya, itu otomatis. Otomatis ketika menambah sambungan baru, otomatis peningkatan ujungnya kepada dividen ya. Ujungnya kepada dividen,” kata Arif.

Untuk 2027, Perumdam Tirta Madani memproyeksikan laba hingga Rp2 miliar jika seluruh rangkaian kerja sama tersebut terealisasi.

Dengan porsi dividen sebesar 55 persen, laba tersebut berpotensi memberikan sekitar Rp1,1 miliar kepada Pemerintah Kota Serang.

Namun, angka tersebut masih berupa proyeksi. Hasil akhir akan bergantung pada kesepakatan antarpihak, kesiapan infrastruktur, hasil kajian teknis, serta pelaksanaan masing-masing skema kerja sama.

Jika berjalan sesuai rencana, kolaborasi Perumdam Tirta Madani dan Perumdam Tirta Albantani dapat membuka sumber pendapatan baru, memperluas akses layanan air bersih, mengoptimalkan aset daerah, dan meningkatkan kontribusi BUMD terhadap pendapatan Kota Serang.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *