SUMENEP – Warga Dusun Sarpa’an RT 02 RW 01, Desa Kacongan, Kabupaten Sumenep, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (29/8/2026). Warga memadukan tradisi tahunan tersebut dengan rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua RT 02 RW 01 Muhammad Ali mengatakan, kegiatan Maulid Nabi menjadi agenda rutin warga selama tiga tahun terakhir. Sebelumnya, warga lebih banyak mengisi momentum Agustus dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan.
“Sejak tiga tahun terakhir, rutinitas Agustusan yang biasanya hanya diisi dengan lomba-lomba, orkes dan lainnya, sebagai bentuk nyata kecintaan warga kepada Baginda Nabi, juga menggabungkan kegiatan perayaan maulid. Dan kebetulan Maulid Nabi tahun ini bulannya bersamaan dengan peringatan HUT ke-81 RI,” kata Muhammad Ali kepada Media Center Diskominfo Sumenep.
Camat Kota Sumenep Yudi Nursukmadyanto turut menghadiri kegiatan tersebut bersama warga dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushalla Al Azizi: Warga Bersatu dalam Cinta Rasul
Panitia mengisi acara dengan pembacaan Surah Yasin, lantunan shalawat, serta qiyam. Warga kemudian mengikuti tausiyah yang disampaikan Ustadz Ahmad Fahmi bin Taufik Alaydrus.
Dalam ceramahnya, Ustadz Fahmi mengajak masyarakat untuk terus memperbanyak shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, amalan tersebut tidak semestinya hanya dilakukan saat memasuki bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Tidak hanya di bulan kelahiran Baginda Nabi saat ini, namun di bulan-bulan selanjutnya sepanjang tahun,” ujar Ustadz Fahmi.
Ia juga menjelaskan sejumlah keutamaan memperbanyak shalawat. Salah satunya, umat Islam berharap memperoleh syafaat Rasulullah SAW kelak di akhirat.
Baca juga: Masjid al Akbar Lembung Barat Sumenep Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Meriah
“Manfaat paling utamanya ialah insyaallah nanti kita akan mendapatkan syafa’at kubra, yaitu syafa’at dari Rasulullah SAW kelak di akhirat,” katanya.
Sementara itu, Camat Kota Sumenep Yudi Nursukmadyanto mengapresiasi konsistensi warga dalam menjaga tradisi keagamaan tersebut. Ia berharap masyarakat terus mempertahankan kegiatan Maulid Nabi sebagai bagian dari kebersamaan warga.
“Alhamdulillah sudah menjadi kegiatan rutin tahunan warga di sini, semoga perayaan peringatan maulid ini bisa menjadi sebab bertambahnya kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Yudi.
Perpaduan peringatan Maulid Nabi dan kegiatan Agustusan tersebut menjadi ruang bagi warga Desa Kacongan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menjaga tradisi keagamaan di lingkungan masyarakat.
















