RRI Sumenep Belajar Pembangunan Zona Integritas ke Kemenag, Bidik Predikat WBK dan WBBM

Tim Zona Integritas RRI Sumenep melakukan studi tiru ke Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep
Tim Zona Integritas LPP RRI Sumenep berdiskusi dengan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sumenep dalam kegiatan studi tiru pembangunan Zona Integritas, Rabu (24/6/2026)

SUMENEP – Tim Zona Integritas (ZI) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Sumenep melakukan studi tiru ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Rombongan Tim ZI RRI Sumenep disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, bersama tim Zona Integritas Kemenag di aula pertemuan kantor setempat.

Dalam kesempatan itu, Tim Zona Integritas Kemenag Sumenep memaparkan berbagai strategi yang telah diterapkan untuk membangun birokrasi yang bersih dan profesional. Materi yang disampaikan meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penguatan akuntabilitas kinerja, hingga inovasi layanan digital yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca juga: Pemprov Jateng Catat 825 Pendaftar Beasiswa Santri 2026, Pendaftaran Masih Dibuka

Selain pemaparan materi, kedua instansi juga berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis dalam memperkuat reformasi birokrasi sekaligus mencegah praktik korupsi melalui sistem kerja yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, mengapresiasi kunjungan Tim Zona Integritas RRI Sumenep. Menurutnya, studi tiru menjadi sarana efektif untuk saling bertukar pengalaman serta berbagi praktik terbaik (good practices) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran Tim ZI RRI Sumenep. Sinergi antarinstansi seperti ini penting dilakukan untuk mempercepat terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi penuh pada pelayanan publik yang prima di Kabupaten Sumenep,” ujar Abdul Wasid.

Baca juga: Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal di 21 Titik, Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Ia berharap hasil studi tiru tersebut dapat menjadi referensi bagi RRI Sumenep dalam menyusun strategi pembangunan Zona Integritas yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, RRI Sumenep diharapkan mampu mengadopsi berbagai langkah strategis yang telah berhasil diterapkan Kemenag Sumenep sebagai bekal untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada periode evaluasi mendatang.

Baca juga: Kapolres Sampang Pimpin Apel dan Beri Penghargaan Personel Berprestasi, Ungkap 3 Kg Sabu hingga Raih Predikat WBK

Kolaborasi antarinstansi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Baca juga: Disdukcapil Sumenep Studi Tiru ke Surabaya, Matangkan Kebijakan Penundaan Layanan Adminduk bagi Penunggak Nafkah

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *