PAMEKASAN – SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama MedcoEnergi Sampang memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui kegiatan silaturahmi dan edukasi di Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan puluhan wartawan dari berbagai organisasi kewartawanan di Kabupaten Pamekasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman publik terhadap industri hulu minyak dan gas bumi (migas).
Dalam forum bertema “Memperkuat Sinergi SKK Migas–MedcoEnergi Bersama Insan Media Madura dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional”, peserta memperoleh penjelasan mengenai proses eksplorasi hingga produksi migas, mekanisme kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, serta pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di wilayah Madura.
Forum tersebut juga membuka ruang diskusi antara pelaku industri dan media untuk membahas perkembangan sektor hulu migas, tantangan komunikasi publik, serta pentingnya penyampaian informasi yang akurat, objektif, dan berimbang kepada masyarakat.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Senior Manager Relations and Security Offshore MedcoEnergi Ary Dwipermana, Manager Field Relations and Community Enhancement East Java Hartono, Manager Media Relations Medco E&P Danof Daniel, serta perwakilan SKK Migas Jabanusa.
Senior Manager Relations and Security Offshore MedcoEnergi Ary Dwipermana menegaskan bahwa dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan media menjadi faktor penting bagi keberlangsungan operasi MedcoEnergi di perairan Selat Madura.
Menurut Ary, semakin tinggi pemahaman masyarakat terhadap industri hulu migas, mulai dari sistem kerja, pengawasan, hingga manfaat program pemberdayaan masyarakat, maka semakin kuat pula fondasi perusahaan dalam menjalankan operasi yang aman dan berkelanjutan.
“Wilayah Madura merupakan bagian penting dari operasi kami di Jawa Timur. Semakin baik masyarakat memahami bagaimana industri hulu migas bekerja, manfaatnya, sistem pengawasannya, serta program yang kami jalankan bersama masyarakat, maka semakin kuat pula fondasi kami untuk beroperasi secara aman dan berkelanjutan. Di sinilah peran insan media menjadi sangat penting,” ujar Ary.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan menilai media memiliki posisi strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri hulu migas.
Ia menjelaskan bahwa pemberitaan yang akurat, objektif, dan berimbang mampu membantu masyarakat memahami karakteristik industri hulu migas yang padat modal, padat teknologi, serta memiliki risiko tinggi, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional.
“Kami mengapresiasi peran rekan-rekan media yang selama ini menghadirkan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang. Kami berharap komunikasi antara SKK Migas, KKKS, dan insan media terus terjalin sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai industri hulu migas beserta manfaatnya bagi bangsa,” kata Anggono.
Melalui kegiatan ini, SKK Migas Jabanusa dan MedcoEnergi berharap sinergi dengan media di Madura semakin kuat sehingga informasi mengenai sektor hulu migas dapat tersampaikan secara edukatif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat














