KBSB TNI AD Bangun Jembatan Beton di Desa Mandala, Warga Tak Lagi Bergantung pada Jembatan Bambu

Dandim 0827 Sumenep meninjau pembangunan jembatan beton di Desa Mandala
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada meninjau pembangunan jembatan beton di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru

SUMENEP – Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Bakti TNI AD mulai membangun jembatan beton permanen di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas harapan warga yang selama bertahun-tahun bergantung pada jembatan anyaman bambu untuk beraktivitas sehari-hari.

Pembangunan jembatan memasuki tahap awal setelah pekerjaan penggalian pondasi dimulai. Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, meninjau langsung lokasi proyek pada Senin (13/7/2026) guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, Danramil, Perwira Teknis Jembatan Letda Czi Junaefi, para Babinsa, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga Desa Jambu

Letkol Inf Citra Persada menegaskan pembangunan jembatan merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan ini akan membuka akses yang lebih aman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, terutama para petani,” ujarnya.

Selama ini masyarakat Dusun Karang harus melintasi jembatan anyaman bambu yang kondisinya rawan membahayakan. Saat musim hujan, permukaan jembatan menjadi licin dan mudah rusak sehingga menghambat aktivitas warga, termasuk petani yang membawa hasil panen dari lahan pertanian.

Baca juga: Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Dua Desa di Ambunten Sumenep

Kehadiran jembatan beton permanen diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian menuju pusat pemasaran.

Salah seorang warga, Mualaf, menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Ia mengaku masyarakat telah lama menantikan hadirnya jembatan yang lebih aman dan layak digunakan.

“Alhamdulillah, akhirnya yang kami tunggu terwujud. Dulu kalau hujan kami waswas setiap lewat karena jembatannya dari bambu. Sekarang masyarakat sangat bersyukur. Semoga cepat selesai supaya aktivitas dan membawa hasil panen jadi lebih mudah,” katanya.

Baca juga: Bupati Tegal Tinjau Baksos HKN ke-61 di Prupuk Selatan

Melalui program KBSB Bakti TNI AD, pembangunan jembatan di Desa Mandala diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan keselamatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui akses transportasi yang lebih baik.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.