Inter  

Presiden Lebanon Joseph Aoun Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Jurnalis

Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan tiga jurnalis dan menuai kecaman Presiden Joseph Aoun
Presiden Lebanon Joseph Aoun

JAKARTA – Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan Israel yang menewaskan tiga jurnalis di wilayah selatan Lebanon. Ia menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan hukum humaniter.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis kepresidenan dan dikutip dari AFP pada Minggu (29/3/2026), Aoun menegaskan bahwa militer Israel telah menargetkan jurnalis yang menjalankan tugas profesionalnya sebagai warga sipil.

“Agresi Israel kembali melanggar prinsip dasar hukum internasional, hukum humaniter internasional, dan hukum perang dengan menyerang jurnalis,” tegas Aoun.

Ia juga menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan terang-terangan karena komunitas internasional seharusnya memberikan perlindungan penuh kepada jurnalis di wilayah konflik.

“Serangan ini merupakan pelanggaran serius terhadap norma dan perjanjian internasional yang melindungi jurnalis,” lanjutnya.

Sebelumnya, sumber militer Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel menewaskan tiga jurnalis pada Sabtu (28/3/2026). Serangan tersebut menghantam kendaraan yang mereka tumpangi di wilayah selatan Lebanon.

Dua di antara korban merupakan jurnalis dari media yang memiliki keterkaitan dengan Hizbullah, yakni Al Shouaib dari Al-Manar dan Fatima Fatouni dari Al-Mayadeen. Serangan itu juga menewaskan seorang juru kamera serta saudara laki-laki Fatouni.

Pihak Al-Mayadeen dan Al-Manar telah mengonfirmasi kematian para jurnalis tersebut.

Di sisi lain, serangan Israel ke Lebanon terus berlanjut. Mengutip Al Jazeera, serangan terbaru yang terjadi pada Jumat (27/3) di wilayah Saksakiyah, distrik Sidon, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai delapan lainnya.

Hingga kini, otoritas setempat masih mengidentifikasi para korban.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *