Hukrim  

Pria di Bangkalan Tewas Disabet Celurit Kerabat Sendiri, Polisi Buru Pelaku

Polisi menyelidiki kasus pembunuhan pria di Bangkalan yang tewas akibat sabetan celurit oleh kerabatnya.
Barang bukti berupa celurit diamankan oleh pihak Kepolisian

BANGKALAN – Aparat kepolisian terus memburu seorang pria berinisial JS (50) yang diduga menghabisi nyawa kerabatnya sendiri, SH, dalam peristiwa berdarah di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Rabu (3/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga setempat setelah korban tergeletak di halaman rumahnya dengan luka serius pada bagian perut. Warga bersama keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban meninggal dunia akibat luka berat yang merusak organ dalam tubuhnya.

Kepala Ruangan Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, Edi Suharto, menjelaskan tim medis menemukan luka robek cukup besar pada bagian kiri perut korban saat melakukan autopsi.

Baca juga: Penemuan Mayat Pria di Bogor, Korban Diduga Meninggal Dua Bulan di Dalam Rumahnya

“Hasil autopsi menunjukkan adanya robekan pada area perut kiri yang menjadi penyebab utama kematian korban,” ujar Edi, Kamis (4/6/2026).

Edi mengungkapkan luka robek tersebut memiliki panjang sekitar 20 sentimeter. Tim forensik tidak menemukan luka lain pada tubuh korban. Berdasarkan karakter luka, tim medis menduga seseorang menyerang korban menggunakan senjata tajam dari arah depan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan penyidik mengidentifikasi JS sebagai terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Menurut hasil penyelidikan awal, pelaku mendatangi rumah korban dan sempat berinteraksi secara normal sebelum melakukan penyerangan.

“Pelaku terlebih dahulu berjabat tangan dengan korban. Setelah itu, pelaku mengeluarkan sebilah celurit dan melakukan penyerangan,” kata Ipda Agung.

Penyidik menemukan indikasi bahwa korban dan pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga telah lama terlibat perselisihan. Konflik itu diduga berkaitan dengan kandang ayam milik korban yang kerap memicu keluhan karena menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar.

Baca juga: Satreskrim Polres Sumenep Tangkap Pelaku Pembunuhan Berencana di Lenteng

Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian dan melarikan diri. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.

Satreskrim Polres Bangkalan juga terus mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh motif dan kronologi peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

“Saat ini keluarga telah menerima jenazah korban dan prosesi pemakaman sudah berlangsung,” ujar Ipda Agung.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melaporkan informasi tersebut kepada aparat kepolisian untuk mempercepat proses penangkapan.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *