Poklahsar Sumur Tumpang Giligenting Terus Produksi Keripik Ikan Teri untuk Jangkau Pasar Lebih Luas

Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumur Tumpang di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep saat memproduksi keripik ikan teri di dapur Poklahsar Sumur Tumpang
Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumur Tumpang di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep saat memproduksi keripik ikan teri di dapur Poklahsar Sumur Tumpang (Foto: Syafi'ih)

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumur Tumpang di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan produk unggulan daerah berupa keripik ikan teri. Meski menghadapi tantangan pasar dan keterbatasan distribusi, Poklahsar ini tetap konsisten berproduksi demi memperluas jangkauan konsumen hingga ke luar daerah.

Ketua Poklahsar Sumur Tumpang, Irniwati, menjelaskan bahwa kegiatan produksi keripik ikan teri dilakukan hampir setiap hari.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas dan cita rasa khas agar produk ini bisa diterima oleh pasar yang lebih luas, termasuk di luar Madura,” ujar Irniwati Kepada Falihmedia.com, Minggu (2/11/2025).

Keripik ikan teri buatan Poklahsar Sumur Tumpang menggunakan bahan baku ikan segar hasil tangkapan nelayan Giligenting. Proses produksi dilakukan secara higienis dengan bumbu khas yang menjadi keunggulan utama produk ini.

Selain menjaga kualitas, Poklahsar juga berupaya meningkatkan kapasitas produksi melalui pelatihan dan pembinaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep serta Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sumenep. Dukungan tersebut membantu kelompok dalam pengelohan dan pengemasan modern serta strategi pemasaran digital.

Poklahsar Sumur Tumpang kini tengah memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar. Upaya digitalisasi ini diharapkan mampu memperkenalkan keripik ikan teri khas Giligenting ke konsumen di berbagai daerah.

“Selain menambah pendapatan anggota, kegiatan ini juga memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Dusun Julung Lao’, Desa Galis, Kecamatan Giligenting,” tambah Irniwati.

Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Poklahsar Sumur Tumpang optimis keripik ikan teri mereka dapat menjadi ikon oleh-oleh khas Giligenting.

“Tidak hanya terpaku pada satu produk keripik ikan teri, kami juga memproduksi sambal ikan teri ijo dan pentol ikan teri goreng,” paparnya.

Dengan komitmen kuat dan dukungan dari berbagai pihak, Poklahsar Sumur Tumpang terus menunjukkan perannya dalam memperkuat ekonomi lokal dan memperkenalkan kekayaan kuliner laut Madura ke pasar nasional.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *