Edu  

Yayasan Inovasi Muda Bandung Bekali Peneliti Jelang Studi Lapangan di Giligenting Sumenep

Pelatihan peneliti Yayasan Inovasi Muda Bandung jelang studi lapangan di Giligenting Sumenep
Peserta mengikuti pelatihan peneliti dan enumerator yang digelar Yayasan Inovasi Muda Bandung di Kantor BISMA Sumenep (Foto: Abd. Rahman - KIM Konengan)

SUMENEP – Yayasan Inovasi Muda Bandung menggelar pelatihan intensif bagi peneliti dan enumerator sebagai persiapan pelaksanaan studi lapangan di tiga desa di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 25 peserta yang berasal dari Bandung, Pamekasan, dan Sumenep. Kegiatan berlangsung selama dua hari, sejak Senin hingga Selasa, bertempat di Kantor Bina Swadaya Masyarakat (BISMA) Sumenep.

Melalui pelatihan ini, Yayasan Inovasi Muda Bandung membekali peserta dengan berbagai materi penting, mulai dari teknik wawancara efektif, penggunaan instrumen penelitian, hingga pemahaman etika penelitian. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi studi kasus guna meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Head of Research & Program Development Yayasan Inovasi Muda Bandung, Hanifah Amalia Nur Janah, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas penelitian.

“Kami berkomitmen menghasilkan penelitian yang akurat dan relevan. Pelatihan ini merupakan investasi penting untuk memastikan kualitas data yang akan dikumpulkan di lapangan,” kata Hanifah, Senin (9/2/2026).

Studi lapangan yang akan dilaksanakan tersebut melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Yayasan Inovasi Muda Bandung berharap hasil penelitian mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan wilayah di Kecamatan Giligenting.

Selain meningkatkan kapasitas teknis, pelatihan ini juga menjadi ruang interaksi bagi peneliti dan enumerator untuk membangun jejaring serta memperkuat kerja tim.

“Dengan persiapan yang matang dan semangat kolaborasi yang kuat, kami optimistis studi lapangan ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak signifikan,” pungkas Hanifah.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *