Nelayan Berru Mandiri Bangun Jalan Menuju Pelabuhan di Desa Galis Giligenting

Nelayan Berru Mandiri Desa Galis Giligenting Sumenep membangun akses jalan menuju pelabuhan secara swadaya demi kelancaran aktivitas melaut
Para nelayan Desa Galis, Giligenting, Sumenep, bergotong royong membangun jalan menuju pelabuhan untuk memperlancar aktivitas melaut (Foto: Syafi'ih)

SUMENEP – Kelompok nelayan Berru Mandiri di Dusun Julung Lao’, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bergotong royong membangun akses jalan menuju pelabuhan. Inisiatif ini dilakukan demi memperlancar aktivitas melaut dan mengangkut hasil tangkapan ikan.

Pengerjaan jalan dilakukan secara swadaya oleh para anggota kelompok nelayan bersama warga sekitar. Jalan baru ini dibangun di atas lahan desa dengan tujuan utama mempermudah mobilitas sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Ketua kelompok nelayan Berru Mandiri, Suhaemli, mengungkapkan bahwa selama ini akses ke pelabuhan cukup sulit karena kondisi jalan yang rusak dan sempit.

Baca juga: Penangkapan Nelayan di Sumenep: 9 Orang Ditahan Terkait Penangkapan Ikan dengan Bahan Peledak

“Kami berinisiatif meminta izin kepada kepala desa untuk membuka akses di lahan desa agar perjalanan lebih singkat dan mudah dilalui,” ujarnya kepada Falihmedia.com, Jumat (26/9/2025).

Ia menambahkan, pembangunan ini tidak hanya bermanfaat untuk kelompok nelayan, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat luas. Pasalnya, jalur menuju pelabuhan merupakan akses vital bagi warga yang menggantungkan hidup dari laut.

Baca juga: Warga Nelayan Desa Galis Giligenting Gotong Royong Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Berru

“Untuk sementara, jalan hanya dibersihkan dan diberi batas. Ke depannya, kami berharap ada pengerasan jalan agar lebih nyaman dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun pengendara motor,” tambah Suhaemli.

Masyarakat berharap pemerintah desa ikut memberikan dukungan, baik berupa bantuan material maupun perbaikan infrastruktur secara berkelanjutan, agar jalur menuju pelabuhan semakin layak digunakan.

Ikuti Kami Juga Google Berita