Pemkot Cirebon Tegaskan Kesehatan Reproduksi dan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Generasi Emas

Wakil Wali Kota Cirebon membuka Muscab PKBI Cabang Cirebon bahas kesehatan reproduksi dan ketahanan keluarga
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati saat membuka Muscab ke-VIII PKBI Cabang Cirebon, Senin (5/1/2026)

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak cukup diukur dari statistik semata, tetapi harus dimulai dari ketangguhan keluarga dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks. Isu kesehatan reproduksi dan ketahanan keluarga kini diposisikan sebagai pilar strategis dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Cirebon, Senin (5/1/2026). Menurutnya, Muscab menjadi momentum penting untuk evaluasi sekaligus penentuan arah gerak organisasi ke depan.

Ia menekankan bahwa peran PKBI tidak hanya berkutat pada pengendalian angka kelahiran, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi kesehatan reproduksi yang menyeluruh.

“Kita harus bicara tentang kualitas manusia. Edukasi sejak remaja putri hingga ibu hamil sangat penting untuk menekan angka stunting dan membangun generasi yang sehat,” ujarnya.

Pemkot Cirebon juga menaruh perhatian besar pada isu perlindungan perempuan dan anak, seiring meningkatnya kasus kekerasan fisik maupun seksual. Dalam hal ini, PKBI diharapkan terus berperan sebagai pusat literasi kesehatan reproduksi dan memperkuat sistem deteksi dini di tingkat lingkungan terkecil.

Wakil Wali Kota mendorong inovasi berbasis digital yang ramah remaja agar generasi muda memiliki akses informasi yang benar dan terhindar dari hoaks serta mitos di dunia maya.

“Tidak boleh ada warga yang merasa sendirian saat menghadapi persoalan keluarga atau kesehatan reproduksi. PKBI harus hadir dengan pendekatan yang adaptif dan inovatif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkot Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor agar program-program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata.

Sementara itu, perwakilan PKBI Jawa Barat, Ipik Supena, mengapresiasi peran PKBI Cabang Cirebon yang mencakup wilayah kota dan kabupaten sebagai bentuk komitmen perlindungan masyarakat secara menyeluruh.

Ia menyoroti dedikasi para relawan yang bekerja atas dasar kemanusiaan dalam organisasi non-profit tersebut.

“Keberadaan PKBI di Cirebon menjadi bukti nyata komitmen membantu masyarakat. Para relawan bekerja dengan panggilan jiwa demi nilai kemanusiaan,” ungkapnya.

Ipik juga berharap proses regenerasi di tubuh PKBI Cirebon berjalan optimal dengan melibatkan lebih banyak generasi muda, mengingat tantangan menuju Indonesia Emas semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *