SUMENEP – Pemerintah terus mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mengatasi fenomena fatherless atau minimnya peran ayah dalam kehidupan anak.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Ida Winarni, menjelaskan bahwa GATI merupakan inisiatif baru yang berfokus pada peningkatan peran ayah maupun calon ayah dalam proses tumbuh kembang anak.
Menurutnya, program tersebut mendorong para ayah agar aktif mendampingi anak sejak usia dini hingga masa remaja, termasuk memberikan dukungan pada anak pra remaja.
“Program ini mendorong para ayah untuk terlibat langsung dalam pengasuhan dan perkembangan anak. Dengan begitu, anak dapat tumbuh dengan dukungan keluarga yang kuat,” ujar Ida Winarni saat ditemui Media Center Diskominfo Kabupaten Sumenep di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026).
Ia menegaskan, keterlibatan ayah dalam keluarga berperan penting dalam membentuk generasi yang berkualitas. Anak yang mendapatkan perhatian dan pendampingan dari kedua orang tua cenderung memiliki karakter mandiri, bertanggung jawab, optimistis, serta mampu bersaing di masa depan.
Selain itu, berbagai pihak juga mulai mengintegrasikan program GATI dalam kegiatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Salah satu contohnya terlihat pada kegiatan yang digelar PAUD El-Fath Sumenep selama Ramadan. Lembaga pendidikan tersebut menggabungkan kegiatan keagamaan dengan kampanye keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.
Dalam kegiatan tersebut, para ayah dan anak mengikuti agenda buka puasa bersama serta berbagi takjil kepada masyarakat.
Ida menilai kegiatan tersebut mampu membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan.
“Kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan ayah dan anak. Mereka melakukan kebaikan bersama, sekaligus menanamkan pendidikan keagamaan sejak dini,” jelasnya.
Melalui program GATI, pemerintah berharap para ayah semakin menyadari pentingnya kehadiran mereka dalam kehidupan anak, sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan generasi masa depan yang lebih tangguh.














