SosBud  

Pemkab Sumenep dan Baznas Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran di Giligenting

Wakil Bupati Sumenep menyerahkan bantuan Rp30 juta kepada korban kebakaran di Giligenting bersama Baznas dan Dinsos P3A
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyerahkan bantuan uang tunai dan paket sembako kepada korban kebakaran asal Desa Jate, Kecamatan Giligenting

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyerahkan bantuan secara langsung kepada korban, Abdur Rahman, di Kantor Wakil Bupati Sumenep, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, korban menerima bantuan uang tunai sebesar Rp30 juta beserta paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pascabencana.

PW DMI Jawa Timur membuka layanan gratis pembuatan Sertifikat Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) perorangan lengkap dengan akun OSS untuk pelaku UMKM

Penyaluran bantuan itu turut didampingi Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep R Abd Rahman Riadi dan Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dan lembaga sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Baca juga: Korsleting Listrik Hanguskan Dua Rumah di Sampang, Kerugian Capai Rp150 Juta

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami bencana.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pemerintah kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca juga: Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Ia juga mengapresiasi respons cepat seluruh instansi dan lembaga terkait yang bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran di Kecamatan Giligenting.

Menurutnya, masyarakat yang mengalami musibah membutuhkan bantuan segera agar dapat kembali bangkit dan menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

Baca juga: Rumah Warga Pulau Giliraja Sumenep Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, R Abd Rahman Riadi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut tersalurkan melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan Baznas Sumenep.

“Kami bergerak cepat bersama Baznas Sumenep untuk memastikan bantuan dapat segera diterima korban kebakaran di Kecamatan Giligenting,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan mendesak korban, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan awal pascabencana.

Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari setelah mengalami musibah kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, BPBD DKI Salurkan Bantuan untuk 620 Warga Terdampak

Selain menyalurkan bantuan, Dinsos P3A Kabupaten Sumenep juga akan melakukan pendampingan sosial secara berkelanjutan guna membantu proses pemulihan kondisi sosial dan ekonomi korban.

“Kami akan terus melakukan pendampingan sosial agar korban dapat bangkit secara bertahap. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan lanjutan hingga kondisi sosial dan ekonomi warga kembali stabil,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas, Pemkab Sumenep berharap penanganan korban bencana dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak.

Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *