Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, BPBD DKI Salurkan Bantuan untuk 620 Warga Terdampak

Petugas damkar menangani kebakaran Kemayoran yang menghanguskan 250 rumah dan menyebabkan 620 warga terdampak
Kebakaran Kemayoran di Jakarta Pusat menghanguskan 250 rumah warga. BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan dan menyiapkan lokasi pengungsian bagi korban terdampak

JAKARTA – Kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Peristiwa tersebut berdampak pada ratusan keluarga yang kini membutuhkan bantuan dan tempat tinggal sementara.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kebakaran menghanguskan sekitar 250 rumah warga. Dampak kebakaran tersebut dirasakan oleh 330 kepala keluarga (KK) atau sekitar 620 jiwa.

Untuk membantu kebutuhan para korban, BPBD DKI Jakarta langsung menyalurkan sejumlah bantuan logistik. Bantuan yang telah didistribusikan meliputi 16 lembar matras atau kasur, 10 lembar terpal, serta 500 lembar selimut guna mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api setelah melakukan operasi pemadaman selama kurang lebih tujuh jam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan awal kebakaran pada Senin (1/6/2026) pukul 20.55 WIB dan memulai proses pemadaman sekitar pukul 21.05 WIB.

Baca juga: Gudang Kayu dan Toko Bangunan di Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Sebanyak 35 unit mobil pemadam bersama 175 personel dikerahkan ke lokasi untuk mengatasi kobaran api yang melanda kawasan permukiman tersebut. Setelah bekerja sepanjang malam, petugas menyelesaikan proses pemadaman pada Selasa (2/6/2026) pukul 04.15 WIB.

Hingga kini, aparat terkait masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Kemayoran. Petugas juga terus melakukan pendataan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.

Pemerintah turut menyiapkan lokasi pengungsian sementara di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Jakarta Pusat. Fasilitas tersebut menjadi pusat koordinasi bantuan sekaligus tempat beristirahat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa pemerintah bersama berbagai instansi telah menyiapkan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Menurutnya, BPBD DKI Jakarta, Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama menyediakan logistik serta layanan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Baca juga: Korsleting Listrik Hanguskan Dua Rumah di Sampang, Kerugian Capai Rp150 Juta

Selain itu, Dinas Sosial DKI Jakarta telah mendirikan tiga tenda pengungsian di lokasi. Sejumlah kendaraan logistik dari PMI dan BPBD juga telah tiba guna mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat.

Saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak di dua wilayah rukun warga (RW), yakni RW 04 yang mencakup RT 12, RT 13, RT 14, RT 15, dan RT 16, serta RW 05 yang meliputi RT 01, RT 02, dan RT 03.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *