Edu  

Kwarcab Pramuka Sumenep Segera Aktifkan 20 Kwarran yang Belum Ber-SK

Kwarcab Pramuka Sumenep mendorong pengaktifan 20 Kwarran yang belum memiliki SK aktif
Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep mendorong pengaktifan kembali 20 Kwarran yang belum memiliki SK aktif untuk memperkuat organisasi di tingkat kecamatan.

SUMENEP – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep mendorong penataan organisasi dengan mengaktifkan kembali Kwartir Ranting (Kwarran) di tingkat kecamatan. Dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep, baru tujuh Kwarran yang memiliki Surat Keputusan (SK) aktif.

Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Zamzami Sabiq, mengatakan penguatan struktur organisasi menjadi salah satu fokus Kwarcab pada 2026. Pihaknya mendorong 20 Kwarran yang belum memiliki SK aktif segera menggelar musyawarah ranting.

“Dari 27 kecamatan yang ada di Sumenep, yang aktif dengan SK yang masih aktif itu hanya tujuh Kwartir Ranting. Ada 20 yang membutuhkan untuk segera melaksanakan musyawarah ranting,” ujar Zamzami, Kamis (13/8/2026).

Menurut Zamzami, musyawarah ranting memiliki peran penting untuk memastikan organisasi Gerakan Pramuka tetap berjalan di tingkat kecamatan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah Kwarcab untuk menata struktur organisasi hingga tingkat bawah.

Kwarcab Sumenep juga telah menyampaikan rencana pengaktifan kembali Kwarran kepada Bupati Sumenep selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Sumenep.

Zamzami menyebut Bupati Sumenep memberikan dukungan terhadap upaya tersebut. Dukungan itu diharapkan mempercepat pelaksanaan musyawarah bagi Kwarran yang belum aktif sehingga dapat kembali menjalankan fungsi organisasi.

“Penguatan organisasi ini penting agar Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep memiliki tata kelola yang semakin baik dan mampu menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Tingkatkan Kualitas Pembinaan Pramuka

Selain membenahi struktur organisasi, Kwarcab Sumenep menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas pembinaan anggota Pramuka.

Salah satunya melalui Kursus Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut menyasar para kepala sekolah yang berperan sebagai Mabigus.

Melalui kursus itu, Kwarcab ingin memperkuat pemahaman kepala sekolah mengenai peran serta manfaat Gerakan Pramuka dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Zamzami berharap kepala sekolah, pembina, gugus depan, dan orang tua ikut memperkuat dukungan terhadap kegiatan kepramukaan.

Ia menekankan agar aktivitas Pramuka tidak hanya berjalan ketika sekolah menghadapi perlombaan. Kegiatan kepramukaan, menurutnya, perlu berlangsung secara rutin dan berkelanjutan agar pembinaan karakter peserta didik memberikan hasil yang optimal.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan organisasi Gerakan Pramuka Sumenep dalam menyambut semangat Hari Pramuka ke-65 tahun 2026.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.