Usaha Sapu Serabut Kelapa Atmina Lenyap Dihantam Ratusan Gelondongan Kayu di Pesisir Sumenep

Atmina melihat tumpukan gelondongan kayu raksasa di pesisir Sumenep
Atmina bersama rekan kerjanya melihat ratusan gelondongan kayu berukuran besar yang terdampar di kawasan pesisir Sumenep.

SUMENEP – Atmina hanya bisa memandangi ratusan gelondongan kayu berukuran besar yang berserakan di pesisir Desa Bicabbi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Perempuan yang telah berusia lanjut itu melihat usaha kecil yang selama ini menjadi sumber penghasilannya ikut terdampak setelah gelondongan kayu mulai menghantam pesisir sejak Sabtu petang (19/9/2026).

Kayu-kayu tersebut terdampar dari wilayah Desa Dungkek dan Romben Guna. Gelondongan itu diketahui merupakan muatan TK Lintas Samudera XXIII yang ditarik TB Yamdena 03 dalam perjalanan dari Kalimantan Timur menuju Probolinggo.

Atmina selama ini membuat sapu dari serabut kelapa. Ia merendam serabut kelapa di kawasan pesisir sebelum mengolahnya menjadi sapu untuk dijual.

Aktivitas sederhana tersebut menjadi sumber penghasilan sehari-hari bagi Atmina. Namun, gelombang yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar membuat serabut kelapa yang direndam di pesisir rusak dan hilang.

“Ya tidak bisa apa-apa. Kayunya besar sekali, saya hanya bisa melihat, malam-malam ketika itu,” kata Atmina kepada Kompas.com, Senin (21/9/2026).

Gelondongan kayu yang terdampar memiliki diameter sekitar 3 meter dengan panjang mencapai 13 meter. Sejumlah batang kayu juga terlihat ditempeli stiker berlogo Kementerian Kehutanan.

Kayu-kayu tersebut sebelumnya mengapung dan bergerak mengikuti gelombang laut hingga akhirnya mencapai garis pantai. Ketika datang dalam jumlah banyak, gelondongan berukuran raksasa itu menyapu kawasan pesisir dan merusak sejumlah barang milik warga.

Bagi Atmina, dampak tersebut terasa berat karena usaha membuat sapu dari serabut kelapa selama ini menjadi salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan, meski hasilnya tidak besar.

Kerusakan akibat terjangan gelondongan kayu itu menambah beban warga pesisir yang menggantungkan aktivitas dan penghasilan mereka dari kawasan pantai.

Peristiwa tersebut sebelumnya juga menyebabkan sejumlah perahu nelayan dan usaha warga di pesisir Sumenep mengalami kerusakan setelah ratusan gelondongan kayu terdampar.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *