SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengangkat sebanyak 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024.
Kementerian Agama RI menggelar pelantikan tersebut secara hybrid pada Kamis (21/5/2026). Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengikuti prosesi secara daring, sedangkan peserta di Jawa Timur mengikuti kegiatan secara luring di Aula Kanwil Kemenag Jatim.
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, meminta para ASN yang baru dilantik untuk menjaga empati, adab, dan amanah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Ia juga mengingatkan ASN agar tidak menyalahgunakan jam kerja untuk kepentingan pribadi.
“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” ujar Akhmad Sruji Bahtiar dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal di 21 Titik, Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Selain itu, ia mengingatkan para PNS baru agar tidak memberikan imbalan kepada pihak tertentu terkait proses pelantikan maupun pengangkatan jabatan.
“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Semua ini merupakan takdir dan berkat doa orang tua,” katanya.
Dalam arahannya secara daring, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para ASN memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.
Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua serta menerapkan nilai-nilai ASN Kementerian Agama yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, mengingatkan para ASN agar menjaga integritas serta nama baik institusi Kementerian Agama.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa pengadaan ASN bertujuan menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik secara optimal.
Baca juga: Kanwil Kemenkum Jatim Terima Study Excursie Universitas Wahidiyah Kediri, Bahas Harmonisasi Hukum dan Merek
Ia juga memaparkan total formasi ASN Kementerian Agama tahun 2026 mencapai 110.553 formasi. Jumlah tersebut terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pelantikan ribuan CPNS menjadi PNS ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan Kementerian Agama di Jawa Timur dan seluruh Indonesia.














