Diskominfo Jatim Dorong Humas Pemerintah Adaptif Hadapi Era Digital

Putut Darmawan memberikan sambutan dalam Bimtek Strategi Komunikasi Pemerintah Daerah di Diskominfo Jawa Timur
Kabid IKP Diskominfo Jatim Putut Darmawan saat membuka Bimtek Strategi Komunikasi Pemerintah Daerah se-Jawa Timur

SUMENEP – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya transformasi strategi kehumasan pemerintah di era digital agar mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan, adaptif, dan solutif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jatim, Putut Darmawan, saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Strategi Komunikasi Pemerintah Daerah se-Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Pertemuan Diskominfo Provinsi dan digelar secara daring, Selasa (19/5/2026).

Menurut Putut, humas pemerintah saat ini tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menyusun strategi komunikasi yang efektif untuk menjembatani hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Bridging atau jembatan komunikasi ke pemerintah wajib menggunakan strategi matang dalam memanfaatkan media secara optimal,” ujarnya.

Baca juga: Maduratani Award 2026 Tegaskan Peran Media Kawal Transformasi Pertanian Madura

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Edelman Trust Barometer 2025, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah Indonesia berada di peringkat keenam dunia dengan angka kepercayaan mencapai 75 persen.

Meski demikian, tantangan komunikasi publik dinilai semakin kompleks seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini didominasi kanal digital.

Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2025 menunjukkan tingkat penggunaan internet generasi milenial mencapai 89,12 persen, generasi Z sebesar 87,80 persen, generasi X 79,48 persen, dan baby boomers 59,40 persen.

Menurut Putut, kondisi tersebut menunjukkan mayoritas masyarakat kini merupakan pengguna aktif internet yang memiliki karakter konsumsi informasi berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Ia juga mengutip laporan Reuters Institute Digital News Report 2026 yang menyebut 39 persen responden muda menjadikan media sosial sebagai sumber utama berita.

Perubahan perilaku itu, lanjutnya, turut memengaruhi dominasi platform digital. Facebook disebut mulai ditinggalkan generasi muda, sementara Instagram, TikTok, YouTube, dan Reels menjadi platform yang lebih populer.

Baca juga: Diskominfo Sumenep Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Kompetisi Film Pendek

Putut menegaskan humas pemerintah kini dituntut lebih kreatif dalam mengemas narasi program pemerintah dalam bentuk visual dan audiovisual yang dinamis agar lebih mudah diterima masyarakat.

“Kalau dulu humas cukup membuat rilis berita, sekarang harus mampu mengemas informasi dalam format visual yang menarik,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kehumasan di Jawa Timur memperkuat koordinasi dan konsolidasi komunikasi publik agar tercipta tata kelola komunikasi yang linier antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, Putut berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kapasitas sumber daya kehumasan sekaligus mendorong kolaborasi komunikasi publik di lingkungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *