SEMARANG – Polisi menduga empat orang sekeluarga yang ditemukan meninggal dunia di lokasi camping wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengalami keracunan gas hasil pembakaran barbeque.
Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, dugaan tersebut muncul berdasarkan hasil pemeriksaan awal usai tim dokter melakukan autopsi terhadap para korban.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, ada dua dugaan kuat penyebab kematian korban, yakni keracunan makanan dan keracunan gas hasil pembakaran,” kata Komang kepada wartawan di Mapolres Temanggung, Jumat (29/5/2026).
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan tim Dokkes Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya lima unit telepon genggam, satu unit mobil Honda Jazz, satu kamera, satu set kompor gas portable, tungku tanah liat untuk membakar briket, serta sisa makanan berupa daging, sosis, sayur, dan nasi putih.
Baca juga: Balita di Pamekasan Tewas Diserang Monyet Lepas, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Pemilik
Komang menjelaskan, petugas menemukan kompor gas portable dalam kondisi mati di area mulut tenda atau teras tenda camping.
Polisi menduga gas karbon monoksida (CO) dari proses pembakaran barbeque masuk ke dalam tenda dan terperangkap karena ventilasi tertutup rapat saat korban beristirahat.
“Diduga asap hasil pembakaran masuk dan terperangkap di dalam tenda yang berbentuk limas. Korban kemungkinan menghirup gas tersebut secara terus-menerus hingga menyebabkan meninggal dunia,” ujarnya.
Penyidik juga memastikan tidak menemukan tanda-tanda muntah maupun alat pemanas tambahan seperti water heater di dalam tenda.
“Di dalam tenda hanya ada dua kasur dan sleeping bag. Tidak ada alat penghangat ataupun water heater,” tambahnya.
Menurut Komang, seluruh perlengkapan barbeque beserta bahan makanan dibawa langsung oleh para korban saat berkemah di lokasi wisata Posong.
Sementara itu, hasil autopsi lengkap diperkirakan baru keluar dalam waktu dua hingga lima hari ke depan karena banyaknya sampel yang harus diperiksa.
Baca juga: Pemuda Tanpa Identitas Tewas di Jembatan Laris Sampang, Polisi Selidiki Misteri Hilangnya Rekan Korban
Sebelumnya, petugas camping menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia saat hendak mengingatkan waktu check out pada Rabu (27/5/2026). Karena tidak mendapat respons, petugas membuka tenda dan mendapati seluruh korban sudah terbujur kaku.
Keempat korban diketahui bernama Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino Evan Hakim (17). Mereka merupakan warga Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.













