PAMEKASAN – Duka menyelimuti warga Dusun Togur Laok, Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Pamekasan, setelah seorang balita berusia 5 tahun, Muhammad Kenzi, meninggal dunia akibat serangan monyet peliharaan yang terlepas.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Kenzi bermain bersama dua temannya, Wanda (6) dan Kanza (7), di rumah pamannya. Seekor monyet milik warga tiba-tiba muncul dan langsung menyerang anak-anak tersebut secara agresif.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa dua anak berhasil menyelamatkan diri. Namun, Kenzi tidak sempat menghindar dari serangan hewan tersebut.
“Dua anak berhasil melarikan diri, tetapi korban tidak sempat menyelamatkan diri saat monyet menyerang,” jelas Yoni, Kamis (2/4/2026).
Serangan itu menyebabkan luka robek parah pada paha kanan dan tangan kanan korban. Keluarga segera membawa Kenzi ke RSUD Waru untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Pasean, AKP Gunarto, mengungkapkan bahwa monyet tersebut sebelumnya lepas sejak Selasa sore menjelang magrib. Warga sempat mencari hewan itu, namun tidak menemukannya.
Setelah menyerang korban, monyet kembali ke rumah pemiliknya yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kejadian. Pemilik kemudian langsung membunuh hewan tersebut.
“Pemilik langsung mengambil tindakan setelah monyet kembali ke rumah,” ujar Gunarto.
Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan meskipun hewan tersebut sudah mati. Penyidik saat ini mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pemeliharaan hewan yang menyebabkan korban meninggal dunia.














