Ditlantas Polda Jabar Tunggu Perbaikan Jalur Pantura Rampung Jelang Lebaran 2026

Dirlantas Polda Jabar Raydian Kokrosono jelaskan kesiapan perbaikan jalur Pantura untuk mudik Lebaran 2026 di Bandung.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono memberikan keterangan terkait kesiapan jalur Pantura jelang mudik Lebaran 2026 di Bandung.

BANDUNG – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat terus mengawal percepatan perbaikan jalur Pantai Utara (Pantura) menjelang arus mudik Lebaran 2026. Jajaran kepolisian masih menunggu kepastian penyelesaian perbaikan dari Kementerian Perhubungan setelah kementerian tersebut menemukan sejumlah titik kerusakan, termasuk di wilayah Sumedang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menegaskan pihaknya aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait guna memastikan jalur mudik dalam kondisi optimal.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian. Mereka sudah berjanji dan kami menunggu realisasinya,” ujar Raydian di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (27/2/2026).

Raydian menargetkan seluruh perbaikan jalur Pantura selesai minimal satu pekan sebelum Lebaran. Dengan demikian, pemudik dapat melintasi jalur utama tersebut secara aman dan nyaman.

Selain fokus pada infrastruktur, Ditlantas Polda Jabar juga mempersiapkan kebijakan pengaturan kendaraan sumbu tiga. Kepolisian akan membahasnya dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dijadwalkan berlangsung awal pekan depan.

“Ada beberapa poin yang sudah mengerucut, tetapi kami menunggu hasil resmi rapat untuk diumumkan,” katanya.

Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026
Menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah, Ditlantas Polda Jabar menggelar rapat kerja fungsi lalu lintas sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung pada 13–26 Maret 2026.

Sejak beberapa pekan terakhir, jajaran kepolisian mengintensifkan rapat koordinasi lintas sektoral, survei lapangan, serta komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Ditlantas Polda Jabar memetakan lima klaster pengamanan utama. Pertama, klaster tol, termasuk Tol Trans Jawa dan ruas tol lain di wilayah Jawa Barat. Kedua, klaster jalan arteri, terutama jalur selatan yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan. Ketiga, klaster destinasi wisata yang diprediksi ramai saat libur Lebaran. Keempat, klaster tempat ibadah. Kelima, klaster penyeberangan seperti bandara dan pelabuhan.

Raydian memastikan pihaknya memprioritaskan tiga klaster utama di Jawa Barat untuk dipaparkan dan disimulasikan dalam skema pengamanan. Melalui simulasi dan latihan rekayasa lalu lintas, seluruh personel diharapkan memahami pola penanganan kepadatan kendaraan secara cepat dan tepat.

“Kami ingin seluruh anggota siap bertindak di lapangan ketika arus kendaraan meningkat signifikan,” tegasnya.

Dengan percepatan perbaikan jalur Pantura serta pematangan strategi pengamanan, Ditlantas Polda Jabar berupaya memastikan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.