CIREBON – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/4/2026). Api dengan cepat melahap bangunan dan menghanguskan dua unit mobil serta satu sepeda motor yang berada di dalam area gudang.
Dugaan sementara menyebutkan api muncul dari bagian tengah gudang yang menyimpan material mudah terbakar. Tumpukan pipa dan kayu mempercepat penyebaran api hingga sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Warga sekitar langsung panik saat melihat kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Sejumlah warga berusaha mendekat untuk membantu, namun kobaran api sudah terlanjur membesar saat pintu gudang dibuka.
Salah satu warga, Toto, mengaku melihat api sudah dalam kondisi besar sejak awal. Ia bahkan tidak sempat menyelamatkan kendaraan di dalam gudang.
“Api berasal dari tengah, saat dibuka sudah besar. Saya mau keluarkan mobil sudah tidak bisa, panas sekali,” ujarnya.
Baca juga: TNI AL Hadiri Musrenbang RKPD Jatim 2027, Dorong Pelayanan Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon segera datang ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Sebanyak lima unit armada dan belasan personel dikerahkan untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang. Api juga sempat muncul di beberapa titik, sehingga menyulitkan petugas dalam mengendalikan situasi.
Kepala Bidang Penanganan dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, membenarkan kerusakan akibat kebakaran tersebut. Ia memastikan api menghanguskan dua mobil dan satu sepeda motor.
“Api langsung membesar menurut saksi. Kendaraan yang terbakar dua unit mobil dan satu sepeda motor,” jelasnya.
Baca juga: Dubes Bulgaria Kunjungi Cirebon, Bupati Imron Dorong Kerja Sama Industri dan Investasi
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan api setelah berjibaku selama hampir dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Setelah memadamkan api, petugas langsung melakukan proses pendinginan di seluruh area gudang untuk mencegah munculnya titik api baru.
Hingga kini, petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di bagian tengah gudang.
Peristiwa ini menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah. Lokasi gudang yang berada dekat permukiman warga juga menambah kekhawatiran akan potensi bahaya yang lebih besar.














