Mahfud MD Nostalgia di Pamekasan, Ajak Keluarga Nikmati Es Setrup Legendaris Sudi Mampir

Mahfud MD di Depot Sudi Mampir Pamekasan menikmati es setrup khas kacang saat mudik Lebaran 2026
Mahfud MD bersama keluarga menikmati es setrup legendaris di Depot Sudi Mampir, Pamekasan saat momen mudik Lebaran 2026.

PAMEKASAN – Momen mudik Lebaran dimanfaatkan banyak perantau untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Hal itu juga dilakukan oleh Mahfud MD yang kembali ke kampung halamannya di Pamekasan, Madura.

Selama berada di kampung halaman, Mahfud MD tidak hanya bersilaturahmi dengan keluarga. Ia juga mengajak kerabatnya mengunjungi kuliner legendaris yang menyimpan kenangan masa kecilnya, yakni Depot Sudi Mampir.

Depot lawas tersebut dikenal luas karena menyajikan es setrup khas berbahan kacang yang hingga kini tetap dipertahankan. Minuman ini menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih dari santan kelapa serta sirup merah, menciptakan cita rasa unik yang sulit ditemukan di tempat lain.

Firman, keponakan Mahfud MD, menyebut sang paman secara langsung menginisiasi kunjungan tersebut. Ia mengungkapkan momen kebersamaan itu melalui unggahan di media sosial.

“Beliau sendiri yang mengajak datang ke Sudi Mampir. Katanya kangen suasana masa kecil,” ujar Firman, Senin (23/3/2026).

Depot Sudi Mampir berdiri di kawasan pusat kota Pamekasan, tepatnya di sebelah barat Monumen Arek Lancor. Meski berada di gang kecil, depot ini tetap ramai didatangi pengunjung yang ingin menikmati suasana klasik.

Warga Pamekasan menganggap tempat ini bukan sekadar warung minuman, melainkan bagian dari memori kolektif yang terus hidup. Banyak pemudik menjadikan depot ini sebagai destinasi wajib saat pulang kampung.

Sejarah mencatat Depot Sudi Mampir telah berdiri sejak era 1970-an. Nama “Sudi Mampir” muncul dari kebiasaan pemiliknya yang dahulu membagikan dagangan secara gratis agar orang-orang bersedia mampir. Seiring waktu, nama tersebut melekat sebagai identitas usaha.

Selain es setrup, depot ini juga menawarkan menu lain seperti bubur kacang hijau, susu panas, dan susu soda gembira. Hingga kini, keberadaannya tetap terjaga dan menjadi daya tarik bagi generasi lama maupun baru yang ingin menikmati cita rasa khas Pamekasan.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *