FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian-Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Mandiri Produktif (KDKMP) se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Asmi Sumenep ini dimulai sejak 30 Oktober hingga 22 November 2025. Total peserta mencapai 668 orang, yang dibagi menjadi tujuh angkatan, dengan masing-masing angkatan diikuti oleh sekitar 100 peserta pelatihan.
Kepala Diskop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, Moh Ramli, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta pelatihan angkatan IV. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami serta mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan di lapangan.
“Saya ucapkan selamat datang kepada peserta pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus KDKMP angkatan IV. Saya berharap seluruh peserta mampu memahami dan menerapkan materi yang diberikan oleh para pemateri di lapangan,” ujar Moh Ramli pada Senin (10/11/2025).
Lebih lanjut, Ramli menjelaskan bahwa mekanisme pembentukan KDKMP memiliki perbedaan mendasar dengan koperasi lainnya. KDKMP dibentuk melalui forum musyawarah desa khusus (Musdesus), bukan melalui mekanisme pembentukan koperasi biasa.
“Keistimewaan KDKMP ini terletak pada proses pembentukannya yang melalui forum Musdesus. Mekanisme ini tidak berlaku pada koperasi lain, sehingga menjadikan KDKMP sebagai koperasi yang unik di Indonesia,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep tersebut juga menjelaskan bahwa program pembentukan KDKMP bersifat top-down dan menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi desa dan kelurahan.
Di akhir sambutannya, Moh Ramli menegaskan pentingnya pengurus KDKMP untuk segera melengkapi seluruh administrasi kelembagaan, seperti NPWP koperasi dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Ia juga menekankan pentingnya manajemen koperasi yang baik serta strategi pemasaran produk agar koperasi dapat tumbuh berkelanjutan.
“Segera lengkapi seluruh administrasi seperti NPWP, NIB, dan dokumen pendukung lainnya. Pengurus KDKMP juga harus memiliki manajemen yang solid dan strategi pemasaran yang efektif agar produk lokal dapat berkembang,” pungkasnya.













