Dinas Perikanan Sumenep Gencarkan Gemarikan 2026 untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

Sosialisasi Gemarikan 2026 di TK Negeri Kalianget Sumenep untuk cegah stunting anak
Dinas Perikanan bersama TP-PKK Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi Gemarikan 2026 di TK Negeri Kalianget, Kecamatan Kalianget

SUMENEP – Dinas Perikanan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) 2026 di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menyasar anak-anak usia dini di TK Negeri Kalianget sebagai upaya menanamkan kebiasaan gemar makan ikan sejak dini guna mendukung peningkatan gizi masyarakat dan pencegahan stunting.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno mengatakan, sosialisasi Gemarikan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang kaya nutrisi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang kaya gizi,” ujarnya.

Baca juga: Penangkapan Nelayan di Sumenep: 9 Orang Ditahan Terkait Penangkapan Ikan dengan Bahan Peledak

Menurutnya, stunting masih menjadi isu prioritas nasional sehingga Dinas Perikanan memiliki tanggung jawab mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi keluarga melalui edukasi konsumsi ikan.

Agustiono menegaskan, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan bukan sekadar slogan, tetapi langkah nyata membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

“Gemarikan bukan sekadar slogan, melainkan gerakan penting untuk menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini kepada anak-anak kita,” katanya.

Pada 2026 ini, Dinas Perikanan Sumenep memfokuskan program pada pencegahan stunting dan peningkatan gizi berbasis pangan lokal. Ikan dinilai menjadi sumber protein tinggi, kaya omega-3, mudah didapat, serta terjangkau bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, konsumsi ikan secara rutin sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otak anak.

“Mari kita jadikan makan ikan sebagai menu harian. Tidak perlu ikan mahal, karena ikan lokal juga memiliki kandungan gizi yang tinggi,” tambahnya.

Baca juga: GENTING, Strategi Kolaboratif Pemkab Sumenep Cegah Stunting Menuju Generasi Emas 2045

Selain berdampak pada kesehatan, program Gemarikan juga diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha perikanan dan pengolah hasil laut di Kecamatan Kalianget.

Meningkatnya konsumsi ikan dinilai akan mendorong pertumbuhan usaha kecil berbasis olahan ikan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Forikan Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep yang diwakili Sekretaris TP PKK, Diah Suryani Widayati Agus berharap kegiatan tersebut dapat membangun kebiasaan makan ikan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Ia juga mendorong pemerintah kecamatan dan lingkungan sekitar untuk menyediakan lebih banyak makanan olahan berbahan dasar ikan yang mudah dijangkau anak-anak.

“Dengan meningkatnya konsumsi ikan, kami berharap tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Sumenep, khususnya Kecamatan Kalianget, yang mengalami kurang gizi dan stunting,” ungkapnya.

Diah mengajak masyarakat menjadikan ikan sebagai menu utama keluarga minimal dua hingga tiga kali dalam seminggu demi menciptakan generasi sehat, kuat, dan cerdas.

“Konsumsi ikan merupakan investasi gizi yang terjangkau untuk mencerdaskan anak-anak dan memperkuat kesehatan keluarga,” tandasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus Forikan Kabupaten Sumenep, pengurus TP PKK, Camat Kalianget, Kepala UPTD Puskesmas Kalianget, Kepala Desa Kalianget Timur, kepala sekolah, guru, serta siswa TK Negeri Kalianget.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *