SUMENEP – Dua warga Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, yang menjadi korban dalam insiden ambruknya jembatan penghubung antara Desa Bringsang dan Desa Aenganyar, mendapatkan perhatian langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 08.00 WIB, ketika keduanya melintas di atas jembatan yang tiba-tiba roboh dan menyebabkan mereka jatuh serta mengalami luka.
Menindaklanjuti kejadian itu, Camat Giligenting Abd. Said, S.Sos.I., M.Si, bersama Forkopimka, Kepala Desa Bringsang, staf Dinas PUTR, dan jajaran staf Kecamatan Giligenting segera melakukan kunjungan kemanusiaan untuk memastikan kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moral.
Dalam kunjungan tersebut, Camat Abd. Said menyerahkan santunan berupa uang atas nama Bupati Sumenep sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak.
“Santunan ini adalah amanah dari Bapak Bupati Sumenep sebagai wujud perhatian pemerintah. Semoga bisa membantu meringankan beban korban,” ujar Camat Abd. Said, Jumat (5/12/25).
Sebelum mengunjungi rumah korban, rombongan meninjau langsung lokasi jembatan yang ambruk. Tim Dinas PUTR melakukan pengukuran struktur dan identifikasi tingkat kerusakan sebagai langkah awal untuk proses pembangunan kembali jembatan tersebut.
Pemerintah menegaskan bahwa perbaikan jembatan menjadi prioritas utama, mengingat fungsinya sebagai jalur akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat antar desa.
















