BANGKALAN – Bupati Bangkalan Lukman Hakim meninjau langsung sejumlah saluran irigasi di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (18/7/2026), guna memastikan pasokan air ke lahan pertanian tetap optimal dan mampu mendukung peningkatan produktivitas petani.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan. Rombongan menggunakan motor trail klasik untuk menyusuri jalur persawahan dan memantau kondisi jaringan irigasi di beberapa lokasi.
Peninjauan dimulai dari saluran irigasi di Kelurahan Bancaran, wilayah Desa Arok, kemudian berlanjut ke Desa Bilaporah, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, dan berakhir di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah.
Baca juga: DPRD Jabar Dukung Reaktivasi Bandara Husein, Minta Operasional Kertajati Tetap Optimal
Meski harus melewati medan yang cukup menantang, Lukman Hakim memilih melihat langsung kondisi saluran irigasi agar dapat mengetahui kebutuhan perbaikan di lapangan.
“Kami ingin memastikan saluran irigasi mampu menyuplai air secara maksimal ke areal persawahan milik petani. Ketersediaan air menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Lukman Hakim.
Hasil peninjauan menunjukkan masih terdapat beberapa titik saluran irigasi yang memerlukan pembenahan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada pada jaringan irigasi tersier di wilayah Kelurahan Tunjung.
Baca juga: Pemkot Bekasi Selidiki Dugaan Limbah Cair Pabrik di Bantargebang yang Resahkan Warga
Menurut Bupati, perbaikan saluran tersebut diharapkan mampu meningkatkan distribusi air ke lahan pertanian sehingga hasil panen petani dapat meningkat.
“Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan pasokan air ke lahan pertanian secara maksimal. Dengan demikian produktivitas pertanian meningkat dan hasil panen petani menjadi lebih baik,” katanya.
Lukman Hakim menegaskan bahwa jaringan irigasi memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian. Sistem irigasi yang berfungsi dengan baik tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan air, tetapi juga meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Baca juga: Rano Karno Ungkap Penyebab Jalan Lenteng Agung Amblas, Saluran Air Keropos Jadi Pemicu
Ia menambahkan, tercukupinya kebutuhan air bagi sektor pertanian akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Bangkalan sekaligus mendukung program swasembada pangan.
“Jika kebutuhan air pertanian tercukupi, maka produktivitas lahan akan meningkat. Hal ini akan berdampak pada peningkatan produksi pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan,” pungkasnya.














