BANGKALAN – Lingkungan Asrama Polisi (Aspol) Polres Bangkalan di Jalan Kapten Syafiri, Kelurahan Pejagan, kini tampil dengan wajah baru. Bangunan lama yang sebelumnya tampak usang telah bertransformasi menjadi kompleks hunian modern berisi 20 unit rumah dinas (rumdin).
Pembangunan tersebut direalisasikan melalui anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp3,8 miliar. Dari total unit yang dibangun, 9 rumah dialokasikan untuk pejabat utama (PJU) Polres Bangkalan, sementara 9 unit lainnya diperuntukkan bagi personel berpangkat Bintara.
Menjelang akhir masa jabatannya, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono meresmikan deretan rumah dinas baru tersebut pada Selasa (6/1/2026). Dalam waktu dekat, Hendro akan mengemban tugas baru sebagai Wakapolres Metro Jakarta Selatan, dan posisinya akan digantikan oleh AKBP Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polrestabes Surabaya.
AKBP Hendro mengungkapkan, desain kawasan Aspol mengalami perubahan signifikan. Rumah-rumah dinas PJU yang semula menghadap langsung ke jalan raya kini diputar menghadap ke arah barat atau membelakangi jalan utama. Keputusan itu diambil melalui diskusi panjang bersama jajaran PJU.
“Bangunan ruko yang sebelumnya ada kami hilangkan agar seluruh PJU bisa terakomodasi. Targetnya jelas, pada 2026 tidak ada lagi PJU Polres Bangkalan yang harus tidur di kantor,” ujar Hendro.
Ia menegaskan, meskipun pejabat diperbolehkan menyewa rumah di luar, negara telah menyiapkan fasilitas hunian yang layak.
“Jangan sampai karena alasan apapun, PJU terpaksa bermalam di kantor,” katanya sambil tersenyum.
Hendro juga menjelaskan bahwa proyek pembangunan rumdin ini sebenarnya telah diusulkan sejak masa kepemimpinan AKBP Febri Isman Jaya. Proyek dibiayai melalui SBSN dan berhasil diselesaikan tepat waktu selama 120 hari, terhitung sejak Agustus 2025.
“Pak Febri punya andil besar. Lingkungan aspol ini sudah lama membutuhkan pembenahan. Saya bersyukur masih diberi kesempatan menata ulang konsepnya bersama seluruh PJU,” jelasnya.
Secara tata letak, 9 unit rumah dinas PJU terbagi menjadi dua sisi yang dipisahkan oleh pintu masuk utama. Empat unit berada di sisi utara, sementara lima unit lainnya di sisi selatan. Di tengah kawasan berdiri Gedung Wicaksana Laghawa, yang difungsikan sebagai aula Polres Bangkalan.
Setiap rumah perwira dilengkapi dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, serta garasi mobil. Di bagian depan rumah terpasang papan akrilik yang mencantumkan jabatan masing-masing penghuni.
Awalnya, seluruh unit dirancang dengan luas 38 meter persegi. Namun, khusus rumah dinas PJU, ukurannya ditingkatkan menjadi tipe 50 sebagai bentuk diferensiasi dan motivasi bagi anggota agar berprestasi hingga menduduki jabatan strategis.
Di akhir masa baktinya, AKBP Hendro berharap lingkungan baru Aspol Polres Bangkalan dapat membawa keberkahan serta memperkuat kebersamaan antara pejabat dan anggota.
“Pesan saya, rumah ini dirawat dengan baik. Lingkungan yang bersih dan asri akan mencerminkan profesionalisme Polri di mata masyarakat,” pungkasnya.














