SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama eselon IIB yang masih kosong.
Beberapa posisi strategis yang akan diisi meliputi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Inspektur Inspektorat, serta tiga jabatan staf ahli bupati.
Achmad Fauzi menyampaikan, Pemkab Sumenep telah mengajukan permohonan resmi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bagian dari tahapan pengisian jabatan tersebut.
“Kami memastikan seluruh jabatan kepala OPD dan staf ahli akan terisi. Saat ini prosesnya sudah kami ajukan ke BKN,” ujar Achmad Fauzi, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru dalam mengisi jabatan strategis. Ia menekankan seluruh proses harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga: Bupati Sumenep Mutasi dan Promosi ASN, Dorong Kinerja Optimal dan Pelayanan Publik Prima
“Pengisian jabatan eselon IIB harus melalui mekanisme yang benar. Setelah rekomendasi dari BKN terbit, kami baru melaksanakan seleksi terbuka,” jelasnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menegaskan, seleksi terbuka menjadi wujud komitmen Pemkab Sumenep dalam menerapkan prinsip profesionalisme dan sistem merit.
Ia memastikan panitia seleksi akan menilai setiap kandidat secara objektif berdasarkan kompetensi, rekam jejak, serta kapasitas kepemimpinan.
“Seleksi akan kami lakukan secara terbuka dan transparan. Penilaian murni berdasarkan kemampuan agar pejabat terpilih benar-benar siap menjalankan tugas,” pungkasnya.













