Hukrim  

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan di Bangkalan, Motif Diduga Persoalan Asmara

Polisi Bangkalan menunjukkan barang bukti celurit dalam kasus pembacokan di Desa Tanah Merah Dajah
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo saat melakukan siaran pers terkait penangkapan pelaku pembacokan di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura

BANGKALAN – Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan berhasil mengamankan seorang pria berinisial F (32) yang diduga kuat sebagai pelaku pembacokan di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Tersangka diringkus aparat setelah dilakukan pengejaran dan akhirnya ditangkap di rumahnya yang berada di Desa Glisgis, Kecamatan Modung, Bangkalan. F diketahui bekerja sebagai sopir dan tinggal satu kos dengan korban di Dusun Kloangan, Desa Tanah Merah Dajah.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah celurit yang digunakan untuk melukai korban serta satu potong pakaian milik korban yang berlumuran darah.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengungkapkan bahwa aksi kekerasan tersebut diduga dipicu oleh konflik asmara. Istri pelaku disebut-sebut memiliki hubungan terlarang dengan korban.

“Peristiwa bermula dari pertengkaran antara pelaku dan korban. Karena emosi, pelaku mengambil celurit dari kamar kosnya dan melakukan penganiayaan,” ujar AKBP Wibowo, Rabu (21/1/2026).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban diketahui bernama Salam (35), seorang pedagang pentol asal Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *