SAMPANG – Alzeti Bilbina, pelajar asal Kabupaten Sampang, resmi mengemban amanah sebagai Duta Pelajar Anti-Narkoba Jawa Timur. Siswi SMAN 1 Kedungdung ini langsung bergerak aktif dengan menyasar sekolah-sekolah untuk mengampanyekan bahaya narkoba, khususnya di wilayah Sampang.
Panitia menetapkan Alzeti sebagai duta pada 27 Desember 2025 setelah ia berhasil melewati rangkaian seleksi ketat selama kurang lebih tiga bulan. Proses tersebut mencakup seleksi administrasi, penilaian kapasitas, hingga tahap akhir bersama peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Melalui peran barunya, Alzeti menegaskan komitmennya untuk terlibat langsung dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Ia menilai edukasi sejak dini menjadi langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Putri dari pasangan ayah wiraswasta dan ibu rumah tangga ini mengaku telah memulai kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di sejumlah sekolah. Ia berencana melanjutkan agenda tersebut secara berkelanjutan sepanjang tahun 2026.
“Kami sudah mulai turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pelajar tentang bahaya narkoba,” kata Alzeti, Kamis (5/2/2026).
Alzeti juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor agar gerakan pelajar anti-narkoba dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah serta lembaga resmi sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan sosialisasi.
“Kami berharap ke depan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dan mendapatkan dukungan langsung dari Badan Narkotika Provinsi Jawa Timur bersama para duta lainnya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa keterlibatan pemerintah dan lembaga terkait akan membuat gerakan pelajar anti-narkoba tidak berhenti pada simbol semata, melainkan benar-benar menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.














