Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Melonjak 259 Persen, BI Gandeng 7 Negara

Avatar of Ariel Fauzi
Pejabat Bank Indonesia dan Wakil Menteri Keuangan dalam CB Fest 2026
Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A. M. Djiwandono dan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung bersama peserta Central Banking Services Festival 2026 di Jakarta.

JAKARTA – Transaksi menggunakan mata uang lokal dalam hubungan ekonomi Indonesia dengan negara mitra melonjak 259 persen pada semester I 2026. Bank Indonesia mencatat nilai transaksi mencapai 42,07 miliar dolar AS.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 11,72 miliar dolar AS. Nilai transaksi selama enam bulan pertama 2026 bahkan telah melampaui total transaksi sepanjang 2025 yang mencapai 25,74 miliar dolar AS.

Kerjasama Media

Peningkatan tersebut didukung perluasan kerja sama Local Currency Transaction (LCT), yang memungkinkan transaksi perdagangan dan investasi tertentu dilakukan menggunakan mata uang masing-masing negara.

Saat ini Indonesia telah menjalankan kerja sama LCT dengan tujuh negara, yakni Malaysia, Thailand, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Singapura.

Bank Indonesia juga berencana memperluas kerja sama LCT dengan negara mitra lainnya.

Melalui mekanisme tersebut, pelaku usaha Indonesia dapat menggunakan rupiah dan mata uang negara mitra dalam transaksi tertentu. Skema ini mengurangi kebutuhan penggunaan mata uang negara ketiga seperti dolar AS.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A. M. Djiwandono mengatakan meningkatnya aktivitas ekonomi lintas negara perlu didukung layanan bank sentral yang aman, efisien, dan dapat diandalkan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Central Banking Services Festival (CB Fest) 2026 di Jakarta.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan ketahanan ekonomi perlu dibangun melalui kebijakan yang kredibel, kelembagaan yang kuat, tata kelola yang baik, serta koordinasi antarlembaga.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari CB Fest 2026 yang mempertemukan bank sentral, otoritas keuangan, kementerian, industri perbankan, dan asosiasi internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *