Potensi Desa Kertasada Sumenep: Garam, Perikanan, dan UMKM

Avatar of Falih Media
Potensi ekonomi Desa Kertasada Sumenep dari sektor garam, perikanan, UMKM, dan budaya pesisir
Desa Kertasada di Kecamatan Kalianget, Sumenep, memiliki potensi ekonomi dari sektor garam, perikanan, UMKM, serta tradisi budaya masyarakat pesisir

SUMENEP – Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, memiliki potensi ekonomi yang bertumpu pada sektor kelautan, perikanan, dan usaha masyarakat. Letaknya yang berada di kawasan pesisir menjadi peluang bagi pemerintah desa untuk mengoptimalkan sumber daya alam sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga.

Sebagai bagian dari Kecamatan Kalianget yang dikenal sebagai kawasan penghasil garam, Kertasada memiliki potensi pertambakan garam yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Aktivitas produksi garam membuka peluang pengembangan usaha, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun memperluas jangkauan pemasaran ke tingkat yang lebih luas.

Kerjasama Media

Pengembangan sektor tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas produksi, penguatan usaha masyarakat, dan perluasan akses pasar. Dengan dukungan yang tepat, potensi garam di Kertasada dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi desa.

Sekretaris Desa Kertasada, Hasan, mengatakan pemerintah desa saat ini berfokus pada pengembangan ekonomi berbasis masyarakat serta optimalisasi potensi wilayah. Menurutnya, posisi desa yang berbatasan langsung dengan kawasan pesisir memberikan peluang besar bagi pengembangan sektor perikanan dan hasil laut.

Selain itu, pemerintah desa turut mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri rumah tangga yang dikelola warga. Pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan kerja dan menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

“Kami ingin potensi yang ada, baik dari hasil perikanan maupun produk olahan rumah tangga warga, bisa dikembangkan secara maksimal. Tujuan utamanya adalah membuka lapangan kerja baru dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kertasada,” ujar Hasan, Selasa (20/10/2026).

Ia menambahkan, pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu prioritas pemerintah desa. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian warga melalui pengembangan usaha produktif, sehingga sumber penghasilan masyarakat semakin beragam.

Tidak hanya mengandalkan potensi ekonomi, Desa Kertasada juga memiliki kekayaan tradisi dan kearifan lokal yang masih dipertahankan. Sejumlah kegiatan kebudayaan, seperti tradisi Petik Laut dan Rokat Desa, dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus bagian dari warisan budaya leluhur.

Menurut Hasan, tradisi tersebut memiliki nilai sosial yang penting karena mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, dan menjaga kebersamaan antarwarga.

Di sisi lain, tradisi lokal juga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya. Apabila dikelola secara berkelanjutan, kegiatan kebudayaan dapat membuka peluang ekonomi tambahan bagi masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM yang menyediakan produk maupun jasa bagi pengunjung.

Sejarah dan asal-usul nama Desa Kertasada juga menjadi bagian dari identitas lokal yang perlu dilestarikan. Pengenalan sejarah desa kepada generasi muda diharapkan dapat menjaga hubungan masyarakat dengan akar budaya serta memperkuat kebanggaan terhadap daerahnya.

Untuk mendukung pengembangan desa, Pemerintah Desa Kertasada terus memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur kelembagaan, di antaranya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), serta Pemerintah Kecamatan Kalianget.

Hasan berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan dukungan melalui pelatihan keterampilan, bantuan permodalan, serta perluasan akses pemasaran produk lokal. Dukungan tersebut dinilai penting agar usaha masyarakat mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Potensi desa tidak akan berkembang maksimal tanpa keterlibatan aktif warga dan sinergi berbagai pihak. Kami optimistis, dengan gotong royong dan inovasi yang berkelanjutan, Kertasada bisa menjadi desa yang makin produktif dan sejahtera,” pungkasnya.

Melalui penguatan sektor garam, perikanan, UMKM, dan pelestarian budaya, Desa Kertasada berupaya membangun perekonomian yang bertumpu pada potensi lokal. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait menjadi faktor penting agar peluang tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *