Warga Omben Sampang Bakar Motor dan Sandera Pemuda yang Kepergok di Rumah Warga

Polisi mengamankan lokasi pembakaran motor oleh warga di Desa Gersempal Omben Sampang Madura
Petugas kepolisian mengamankan lokasi pembakaran sepeda motor di Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang

SAMPANG – Aksi main hakim sendiri terjadi di Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura. Seorang pemuda berinisial AR (19) sempat disandera warga, sementara sepeda motornya dibakar setelah ia kepergok bersembunyi di rumah warga pada Minggu (18/1/2026) dini hari.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 03.00 WIB.

“Benar, telah terjadi pembakaran satu unit sepeda motor serta penyanderaan terhadap pemiliknya,” ujar AKP Eko saat dikonfirmasi.

Baca juga: Banjir Rendam Bangkalan, Warga Bayar Rp75 Ribu Naik Gerobak Selamatkan Motor

Menurut Eko, kejadian bermula saat warga menemukan sebuah sepeda motor terparkir mencurigakan di semak-semak dekat permukiman. Di waktu bersamaan, warga juga mendapati sebuah rumah dengan kondisi lampu teras padam, sehingga menimbulkan kecurigaan.

“Warga kemudian memeriksa rumah tersebut dan menemukan seorang pria tak dikenal bersembunyi di plafon kamar. Pemuda itu langsung diamankan oleh warga setempat,” paparnya.

Saat diinterogasi, AR mengaku datang ke rumah tersebut untuk menemui seorang perempuan berinisial SH (27) yang diketahui telah bersuami. Saat kejadian, suami SH sedang bekerja di luar kota.

Baca juga: Tanah Gerak Meluas di Pamekasan, Sembilan Rumah Warga Pasean Terancam Ambruk

Pengakuan tersebut memicu kemarahan warga dan kerabat, hingga berujung pada pembakaran sepeda motor milik AR. Motor yang dibakar diketahui berjenis Honda Beat warna hitam dengan kombinasi pink.

Petugas Polsek Omben yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk mengamankan situasi. Proses evakuasi sempat berlangsung alot lantaran warga enggan menyerahkan pemuda tersebut.

“Setelah dilakukan negosiasi, sekitar pukul 04.15 WIB warga akhirnya sepakat menyerahkan yang bersangkutan beserta barang bukti ke pihak kepolisian,” pungkas AKP Eko.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *