SUMENEP – Aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep semakin menggeliat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Di Dusun Julung Lao’, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, para pedagang musiman maupun tetap mengalami lonjakan pembeli sejak awal puasa hingga 22 Februari 2026.
Sejak hari pertama Ramadan, suasana sore di Dusun Julung Lao’ mulai dipadati warga yang berburu takjil dan kebutuhan berbuka puasa. Keramaian biasanya memuncak sekitar pukul 16.00 WIB saat masyarakat berdatangan ke lapak UMKM yang berjajar di sepanjang jalan desa.
Salah satu pelaku UMKM, Khotimatul Jamila, mengaku jumlah pembeli meningkat dibanding hari biasa di luar Ramadan.
“Dari awal puasa sampai sekarang, alhamdulillah penjual semakin ramai, terutama jam empat sore. Setap bulan puasa memang ramai seperti ini,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Beragam menu khas Ramadan dijajakan, mulai dari gorengan, kolak, es buah, hingga makanan berat untuk berbuka. Kehadiran UMKM ini membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi warga kepulauan.
Kabupaten Sumenep yang memiliki banyak pulau kecil, termasuk Kecamatan Giligenting, dikenal memiliki potensi ekonomi berbasis masyarakat. Momentum Ramadan menjadi waktu strategis bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan.
Warga setempat menyambut baik bertambahnya pedagang karena pilihan menu berbuka menjadi lebih beragam. Selain itu, suasana sore di Dusun Julung Lao’ terasa lebih hidup dan penuh kebersamaan.
Dengan tren positif ini, pelaku UMKM berharap keramaian pembeli terus bertahan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.














