PAMEKASAN – Dump truk terjun ke dasar tambang Galian C di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi setelah as roda kendaraan patah saat truk mengangkut material, sehingga kendaraan kehilangan kendali dan jatuh dari tebing setinggi sekitar 20 meter.
Beruntung, pengemudi berinisial NH (37), warga Dusun Baban, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, berhasil menyelamatkan diri. Ia melompat dari kabin sesaat sebelum dump truk mundur dan terjun ke dasar tambang.
Kepala Desa Lesong Daya, Arief Budiyanto, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi sebelum waktu subuh ketika dump truk sedang beroperasi di kawasan tambang.
“Kejadiannya sebelum subuh tadi pagi, sekitar pukul 03.00 WIB,” ujar Arief, Selasa.
Arief menjelaskan, as roda yang patah membuat dump truk tidak mampu menahan beban angkutan batu. Kendaraan kemudian bergerak mundur hingga keluar jalur dan terjun bebas ke dasar tambang dengan ketinggian sekitar 20 meter.
Saat menyadari kendaraan tidak lagi dapat dikendalikan, pengemudi segera mengambil keputusan untuk melompat demi menyelamatkan diri.
“Truknya mundur, saat itu sopirnya melompat. Untung selamat,” katanya.
Benturan keras membuat dump truk mengalami kerusakan berat. Bagian badan kendaraan terpisah dari bak akibat menghantam dasar tambang bersama material batu yang diangkut.
Warga sekitar kemudian bergotong royong membantu proses evakuasi. Mereka mendorong badan kendaraan keluar dari dasar tambang menggunakan tenaga manual.
“Di sana hanya tinggal baknya saja. Tadi sudah dibantu oleh warga sekitar,” ujar Arief.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, memastikan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
“Benar, telah terjadi laka tunggal satu unit dump truk di lokasi Galian C,” kata Yoni.
Ia menjelaskan, dump truk gagal menanjak sehingga kendaraan bergerak mundur, keluar dari badan jalan, lalu terjun ke jurang di area tambang.
Menurut Yoni, tindakan cepat pengemudi yang melompat dari kendaraan berhasil menghindarkannya dari risiko yang lebih fatal.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas bersama warga mengevakuasi kendaraan sekitar pukul 09.00 WIB. Kerugian material akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp40 juta.
Polres Pamekasan juga mengingatkan seluruh pengemudi kendaraan angkutan, khususnya yang beroperasi di kawasan pertambangan, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bekerja.
Pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman, as roda, dan komponen vital lainnya dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa.
















