SEMARANG – Kebakaran hebat melanda Pasar Modern BSB di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (26/7/2026). Dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas di sebuah warung soto yang memicu kobaran api hingga menghanguskan sedikitnya 179 kios pedagang.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkar langsung mengerahkan empat unit armada beserta 20 personel ke lokasi untuk mengendalikan api.
“Kita ada empat armada yang kita turunkan, dan 20 anggota yang melaksanakan pemadaman,” ujar Tantri.
Berdasarkan hasil informasi awal, pemilik warung soto tengah memasang tabung gas di sisi utara pasar ketika diduga terjadi kebocoran. Pada saat bersamaan kompor masih menyala sehingga api langsung menyambar gas yang keluar dan memicu kobaran besar.
Tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merambat ke deretan kios lainnya. Material peredam panas yang terpasang di bagian atas bangunan juga mempercepat penyebaran api ke area pasar.
Tantri menjelaskan pemilik warung sempat berusaha melepaskan tabung gas yang bocor. Namun, kepanikan membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga api terus membesar. Saat ini, kondisi pemilik warung masih mengalami syok akibat kejadian tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa kebakaran akibat kebocoran gas memiliki karakteristik berbeda dengan kebakaran biasa. Selama aliran gas masih keluar, api akan terus menyala sehingga penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) tidak selalu efektif.
Menurutnya, langkah paling tepat adalah menutup sumber api menggunakan kain agar suplai oksigen terputus. Namun, cara tersebut hanya dapat dilakukan apabila kondisi tetap tenang dan situasi masih memungkinkan.
Petugas Damkar akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan proses pemadaman selama kurang lebih 40 menit. Hingga proses penanganan selesai, petugas tidak menemukan korban luka maupun korban jiwa.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran mengakibatkan kerusakan besar. Sebanyak 179 kios terdampak, termasuk sebuah kios pakaian yang seluruh barang dagangannya hangus dilalap api.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian material akibat kebakaran di Pasar Modern BSB Semarang. Dugaan penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
















