SUMENEP – Upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah kepulauan terus menjadi perhatian aparat kepolisian. Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang yang berpotensi merusak masa depan generasi muda, khususnya di kawasan pesisir dan pulau-pulau terpencil.
Dalam operasi yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga terlibat dalam peredaran pil berlogo “Y”. Saat melakukan penggeledahan di kamar tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa lima bungkus plastik yang masing-masing berisi 100 butir pil.
Total sebanyak 500 butir pil Y ditemukan tersimpan di dalam sebuah tas berwarna hitam. Selain pil tersebut, petugas juga menyita uang tunai yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan serta satu unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran obat-obatan terlarang.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran obat terlarang yang lebih luas di wilayah kepulauan.
Aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan dan menindak tegas pelaku peredaran obat-obatan terlarang demi menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya.
















