SosBud  

Seni Pertunjukan Bukan Sekadar Hiburan, Menbud Fadli Dorong Teater Bawa Pesan Sosial

Menteri Kebudayaan Fadli Zon usai menyaksikan pementasan monolog di Taman Ismail Marzuki
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat ditemui setelah menyaksikan pementasan monolog “Kalau Bukan Aku” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

JAKARTA — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai seni pertunjukan seperti teater tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga dapat menjadi sarana menyampaikan tuntunan dan pesan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Fadli setelah menyaksikan pementasan monolog “Kalau Bukan Aku” karya dan pemeranan Rahayu Saraswati di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (25/9) malam.

Menurut Fadli, seni pertunjukan memiliki kemampuan menyampaikan pesan moral maupun isu sosial dengan cara yang lebih mudah diterima masyarakat.

Ia berharap semakin banyak persoalan sosial dan kemanusiaan yang diangkat melalui seni pertunjukan. Dengan cara tersebut, pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Fadli juga menyoroti pementasan “Kalau Bukan Aku” yang mengangkat persoalan perdagangan manusia. Menurutnya, isu tersebut masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian karena korban dapat berasal dari berbagai daerah.

Kementerian Kebudayaan, kata Fadli, terus mendukung pembangunan ekosistem seni yang mencakup film, musik, sastra, seni rupa, serta seni pertunjukan termasuk teater.

Ia menilai pengembangan berbagai bidang seni dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kebudayaan sekaligus membuka ruang bagi penyampaian pesan sosial melalui karya seni.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *