Pemprov Jatim Percepat Pemulihan Pascaaerupsi Semeru, Fokus Perbaikan Tanggul dan Akses Warga Pronojiwo

Petugas mengoperasikan alat berat untuk memperbaiki tanggul Sungai Rejali di Pronojiwo pascaerupsi Gunung Semeru.
Petugas gabungan menggunakan alat berat memperbaiki tanggul Sungai Rejali di Desa Supiturang, Lumajang, dalam penanganan pascaerupsi Gunung Semeru.

FALIHMEDIA.COM | SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengintensifkan penanganan pascaerupsi Gunung Semeru dengan memprioritaskan pemulihan infrastruktur sungai dan perlindungan permukiman warga di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta memulihkan mobilitas di wilayah terdampak.

Penanganan lapangan dimulai sejak Senin (24/11/2025) dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Sebanyak delapan excavator, dua dozer, dan dua loader dikerahkan dari berbagai instansi guna mempercepat pembersihan material vulkanik serta memperbaiki tanggul yang rusak.

“Kami ingin memastikan seluruh akses dan fasilitas umum di Pronojiwo bisa segera berfungsi kembali. Ini menyangkut keamanan dan kebutuhan mobilitas warga,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (25/11/2025).

Penanganan dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas PU SDA Jatim, BPBD Jatim, BBWS Brantas, BBPJN Jawa Bali, serta sejumlah pelaku usaha tambang. Salah satu fokus utama adalah pemulihan tanggul Sungai Rejali di Desa Supiturang, yang terputus sepanjang 300 meter akibat aliran lahar.

Kerusakan tanggul tersebut mengancam permukiman warga di Dusun Sumbersari yang berada pada jalur aliran lahar dan banjir. Hingga Senin kemarin, petugas telah berhasil menutup dan memperkuat 150 meter dari total panjang kerusakan.

“Sisa 150 meter tanggul ditargetkan rampung besok, sehingga fungsi perlindungan dapat kembali optimal,” tambah Khofifah.

Pemprov Jatim memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif bersama PU SDA Jatim, BPBD, TNI–Polri, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan serta menjaga keamanan warga di kawasan terdampak pascaerupsi.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *