BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan resmi menutup rangkaian Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Tahun 2026 di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (29/6/2026). Penutupan tersebut menandai berakhirnya proses pembentukan karakter dan penguatan kompetensi dasar bagi para CPNS sebelum menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Acara penutupan dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Bangkalan, perwakilan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM Provinsi Jawa Timur Amalia Pramudiansari, Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Baca juga: RRI Sumenep Belajar Pembangunan Zona Integritas ke Kemenag, Bidik Predikat WBK dan WBBM
Kepala BKPSDM Kabupaten Bangkalan, Arie Murfianto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Latsar CPNS Tahun 2026 diikuti oleh 114 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Program tersebut berlangsung selama tiga bulan sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dasar ASN.
Menurut Arie, pelatihan dasar tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan administrasi pemerintahan, tetapi juga memperkuat karakter, integritas, dan profesionalisme sebagai pelayan publik.
Baca juga: Jawa Timur Jadi Tujuan Mudik Tertinggi Kedua, Khofifah Siapkan 6.637 Bus hingga Antisipasi Penutupan Ketapang
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM Provinsi Jawa Timur, Amalia Pramudiansari, yang mewakili Kepala BKD Provinsi Jawa Timur, menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan penting dalam membentuk identitas ASN yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Latsar menjadi proses penting dalam membentuk karakter, integritas, serta identitas seorang ASN agar mampu memberikan pelayanan publik yang profesional,” ujarnya.
Baca juga: Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan
Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dasar dengan baik. Ia menegaskan bahwa kelulusan dari Latsar bukan akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian sebagai aparatur sipil negara.
Menurutnya, tantangan birokrasi akan terus berkembang seiring perubahan kebijakan pemerintah yang semakin dinamis. Karena itu, setiap ASN dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, terus meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Baca juga: Kanwil Kemenag Jatim Angkat 1.752 CPNS Jadi PNS, ASN Diingatkan Jangan Korupsi Waktu Kerja
Bupati juga mengingatkan para CPNS agar menjaga integritas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Untuk itu seluruh peserta diharap mampu menjadi ASN yang inovatif, responsif terhadap perubahan, serta berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkualitas di Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.














